ADVERTISEMENT

MUI Terima Maaf TikTokers Berhijab Pamer Payudara, Titip Pesan Ini

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 29 Mei 2022 11:54 WIB
Perempuan berhijab yang memamerkan payudaranya di TikTok akhirnya meminta maaf. Ia mengaku alasan perbuatannya hanya untuk menaikkan follower.
Ilustrasi (Getty Images/5./15 WEST)
Jakarta -

TikTokers Rizki Aulia Marpaung yang viral karena aksi pamer payudara bertemu dengan tokoh agama dan pimpinan ormas Islam di Mapolres Asahan, Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu, MUI Kabupaten Asahan memberikan sejumlah pesan kepada Rizki Aulia.

"Kiranya ke depan (Rizki) dapat memperbaiki diri, bertaubat kepada Allah dan bijaklah dalam menggunakan media sosial sehingga persoalan ini selesai dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat," ujar Ketua MUI Kabupaten Asahan Salman Abdullah Tanjung seperti dikutip dari detikSumut, Minggu (29/5/2022).

Salman menilai perbuatan aksi yang dilakukan Riski Aulia itu tidak patut dicontoh. Namun dia mengaku telah menerima permintaan maaf Rizki Aulia.

"Dia sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat serta umat Islam. Itu tak patut dicontoh dan dilarang baik dalam norma agama maupun kehidupan masyarakat kita. Tentu saja permintaan maaf ini diterima, namun dengan beberapa catatan," katanya.

Salman juga meminta Rizki Aulia menghapus semua video yang mempertontonkan area sensitif yang telah diposting ke media sosial. Dia berharap aksi ini tak ada lagi ke depannya.

"Kalau dia melakukan tindak kejahatan pencurian misalnya itu paling tidak merugikan dirinya sendiri. Tapi bila perbuatannya ini melakukan tarian vulgar dengan jilbab yang jadi simbol agama maka yang marah nanti bisa umat Islam. Inilah yang harus antisipasi sehingga ke depan yang kita harapkan jangan ada lagi proses persoalan ini yang berujung kepada proses hukum," katanya.

Baca berita lengkapnya di sini.

Simak Video 'Permintaan Maaf dan Penyesalan TikTokers Berhijab yang Pamer Payudara':

[Gambas:Video 20detik]

(lir/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT