Kritik Mengemuka Usai Muncul Dukungan Capres untuk Ketua KPK

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mei 2022 22:04 WIB
(dok. istimewa/tangkapan layar dari kanal YouTube KPK)
Firli Bahuri (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Spanduk dukungan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju Pilpres 2024 bermunculan. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai pihak.

Firli sendiri telah buka suara atas munculnya spanduk tersebut. Dia menegaskan dirinya tak mempengaruhi dirinya untuk terjun ke dunia politik.

"Jika itu dimaksudkan untuk mendukung KPK, untuk memberantas korupsi, kami ucapkan terima kasih. Tapi untuk dipahami bahwa saya tidak terpengaruh dengan isu capres dan pencapresan," ujar Firli dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).

Firli mengaku sudah sering kali dihubungkan dengan isu pilpres. Tetapi Firli mengklaim dirinya hanya fokus pada kinerja KPK. Jabatan Ketua KPK yang diembannya bakal berakhir pada 2023.

Selanjutnya, Firli kembali menekankan bahwa dirinya hanya fokus membersihkan korupsi di Indonesia. Dia menyebut KPK malah mempunyai program terkait pemilu yakni Politik Cerdas Berintegritas.

Akhir pekan lalu, KPK juga sempat mengundang sejumlah parpol dalam program ini dan menandatangani pakta integritas. Acara itu dihadiri Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja beserta para ketua umum parpol maupun sekjen parpol.

KPK Tegaskan Spanduk Bukan Miliknya

Plt Jubir KPK Ali Fikri menegaskan pemasangan spanduk tersebut bukan program KPK. Dia mengatakan KPK tak ingin terpengaruh isu Pilpres 2024.

"Pemasangan baliho tersebut, kami pastikan bukan program KPK. Isu politik, khususnya pemilihan Presiden-Wakil Presiden pada 2024, terus mengemuka. Kami berharap isu ini tidak mengganggu fokus kerja pemberantasan korupsi yang menjadi komitmen KPK," ujar Ali.

Ali mengatakan program sosialisasi dan kampanye KPK hanya berfokus pada upaya peningkatan kesadaran budaya antikorupsi. Dia mengatakan KPK mendukung politik berintegritas yang bersih dari korupsi.

"Kegiatan sosialisasi dan kampanye yang KPK lakukan fokus pada upaya untuk membangun kesadaran masyarakat hingga mewujudkan budaya antikorupsi. Pelaksanaan tugas KPK secara konkret bisa mendukung perwujudan politik yang berintegritas, bersih dari korupsi," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut