Sebelum Hilang, Eril Pastikan Ibunda Tak Ikut Renang di Sungai Aare Swiss

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mei 2022 15:13 WIB
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, bersama putra sulung, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) (Instagram @ataliapr)
Foto: Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, bersama putra sulung, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) (Instagram @ataliapr)
Jakarta - Pihak keluarga mengatakan Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) pergi ke Swiss bersama ibunda, Atalia Praratya. Keluarga menjelaskan soal Eril dan Atalia tak didampingi protokol dari Pemprov Jabar.

"Karena keberangkatan ibu Atalia bersama anak-anak adalah kegiatan keluarga untuk mencari sekolah dan kesempatan beasiswa S2 jadi tak ada pihak protokol yang menemani," kata perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman, dalam jumpa pers, Sabtu (28/5/2022).

Dia mengatakan protokol Pemprov Jabar melekat kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang saat itu dalam kegiatan kunjungan kerja ke Inggris.

Elpi juga menjelaskan bahwa Eril berenang bersama adiknya, Camillia Laetitia Azzahra (Zara) dan rekannya yang sudah lama tinggal di Swiss. Dia mengatakan keponakannya juga mempertimbangkan keamanan sebelum berenang di Sungai Aare.

Selain itu, lokasi Eril berenang juga banyak wisatawan lain.

"Jadi informasi yang kami terima, pada saat kejadian ada lansia dan anak-anak di sekitar lokasi. Sehingga ukurannya harusnya safety," jelasnya.

Epil mengatakan Eril berenang bersama dua orang lainnya yang juga punya kemampuan berenang. Dia mengatakan Eril pun memastikan sang ibu tidak ikut berenang.

"Keponakan kami adalah pemuda yang bertanggung jawab, jadi insting alamiahnya, walaupun tidak diminta, menjaga kelompok. Termasuk memastikan ibunya tidak turun," katanya.

Saat arus Sungai Aare deras, Epil mengatakan Eril memastikan dua rekannya lebih dulu sampai di daratan. Dia mengatakan Eril berenang di belakang dua rekannya.

"Jadi pada saat kejadian, informasi dari keluarga, memastikan dua (orang) sudah sampai. Kemudian qadarullah ada sesuatu tak terduga lalu berteriak 'help'," ucapnya.

Teriakan Eril didengar warga di pinggir sungai dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Laporan keluarga, saat bertemu dengan polisi, mungkin ada di hilir, itu polisi posisinya sudah tahu. Kami apresiasi kesigapan otoritas setempat memantau wisatawan kalau terjadi sesuatu," ujarnya.

Hingga hari ini, tim SAR terus melakukan pencarian terhadap Eril. Pencarian di hari pertama dilakukan tim SAR menggunakan drone hingga perahu.

Hari ini, tim penyelam ikut dikerahkan untuk mencari Eril yang hilang sejak Kamis (26/5) pagi waktu Swiss.

Lihat Video: Sebelum Terseret Arus Sungai Aare, Eril Berteriak Minta Tolong

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/hri)