Alasan IAS Pindah ke Golkar: Petinggi PD Sudah Tak Inginkan Saya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 21:51 WIB
Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (dok. Istimewa)
Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengungkap alasannya meninggalkan Partai Demokrat dan bergabung ke Golkar. IAS mengaku ingin mencari tempat yang lebih dihargai.

"Pertama, saya membutuhkan organisasi di mana saya dan cita-cita saya mengabdi di kancah lebih besar bisa lebih dihargai," ujar IAS dalam keterangannya seperti dikutip dari detikSulsel, Jumat (27/5/2022).

IAS kemudian menyoroti Ni'matullah yang dipilih sebagai Ketua Demokrat Sulsel meski hanya didukung delapan suara suara DPC pada Musda, Desember 2021. Sedangkan IAS, yang memenangi Musda dengan 16 suara DPC, tidak dipercaya DPP.

"Sesungguhnya saya seperti pejuang yang dipaksa menelan ludah sendiri. Ibarat bertarung membawa sekeranjang air," katanya.

IAS juga mengungkapkan alasan lain dia hengkang dari Demokrat. Dia merasa keberadaannya di Partai Demokrat sudah tidak diinginkan lagi oleh elite DPP Demokrat.

"Saya tidak bisa membayangkan jika harus tetap berada satu organisasi di mana para petingginya di pusat, saya pahami sudah tidak menginginkan saya. Apalagi setelah keputusan penunjukan (Ni'matullah), tidak ada upaya rekonsiliasi yang terlihat di segala tingkatan," tutur IAS.

Simak berita lengkapnya di sini.

(lir/knv)