Republik BBM Akhiri Tayangannya

Republik BBM Akhiri Tayangannya

- detikNews
Selasa, 06 Jun 2006 06:10 WIB
Jakarta - Penggemar tayangan Republik BBM (Benar-Benar Mabok) tampaknya harus bersedih. Pasalnya Senin (5/6/2006) komedi satire itu menayang untuk terakhir kalinya."Ya, kami sudah berakhir. Karena 26 episode sudah berakhir," kata penasihat presiden Republik BBM Effendi Gazali kepada detikcom, Selasa (6/6/2006).Acara yang selalu menyentil kinerja pemerintah ini sebelumnya juga pernah diisukan akan berakhir pada 7 April lalu. Namun isu tersebut terpatahkan. Dan Republik BBM tetap mengudara.Effendi mengungkapkan, pihaknya masih bernegosiasi dengan pihak Indosiar. "Mungkin sulit. Karena hingga kini masih belum ada kesamaan visi," jelasnya.Selain itu, Effendi mengakui, di antara pendukung acara tersebut pun masih belum memiliki kesamaan visi tentang kelanjutan acara itu. "Di antara kita juga sedang mencari kesamaan visi," ujarnya.Ketika disinggung kemungkinan Republik BBM akan pindah ke stasiun televisi lainnya, Effendi enggan menyebutkannya. "Itu semua tergantung dengan stasiun tersebut (Indosiar) dan di antara kita. Mengenai pindah, belum ada pembicaraan ke arah situ. Tapi kita lihat saja nanti," paparnya.Dalam kesempatan ini, Effendi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Indosiar yang telah menayangkan seluruh episode Republik BBM. "Terimakasih kepada pimpinan Indosiar yang telah memberi peluang Republik BBM hidup," katanya.Alasan Piala DuniaBerakhirnya tayangan ini sebelumnya disampaikan Presiden BBM Taufik Savalas. Dia mengungkapkan, tayangan Republik BBM pada Senin (5/6/2006) malam itu adalah yang terakhir."Karena adanya Piala Dunia maka penayangan Republik BBM akan dihentikan," cetus Taufik yang disambut gelak tawa penonton.Dalam episode terkhirnya, Republik BBM mengangkat isu tentang kenyamanan di kereta api. Dalam acara itu hadir Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Setio Rahardjo. (ary/)


Berita Terkait