ADVERTISEMENT

Duka Ketum PAN hingga Elite Golkar Melepas Buya Syafii Maarif

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 13:42 WIB
Buya Syafii Maarif bicara soal wacana pemulangan WNI eks ISIS, Sleman, Senin (10/2/2020).
Buya Syafii Maarif (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta -

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif meninggal dunia pagi ini. Berbagai ungkapan dukacita mengalir dari sejumlah tokoh politik.

Salah satu ungkapan dukacita datang dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Zulhas mengatakan dirinya sempat ingin menjenguk Buya Syafii, tapi kondisinya tidak memungkinkan.

"Setelah dikabarkan sakit beberapa waktu lalu, saya beberapa kali berusaha mencari kesempatan untuk bisa menjenguk. Tetapi informasi dari kerabat Buya, kondisinya tidak memungkinkan untuk dijenguk dan menerima tamu. Selama Buya sakit, tak lepas saya selalu mendoakan," kata Zulhas dalam keterangan tertulis, Jumat (27/5/2022).

Zulhas menuturkan seluruh masyarakat merasa kehilangan atas kepergian Buya Syafii. Zulhas mendoakan agar seluruh umat dapat melanjutkan perjuangan Buya Syafii semasa hidupnya.

"Insyaallah husnul khotimah. Allah tempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Tak mudah melepas kepergian Buya," jelas Zulhas.

Ketua Umum PAN Zulkifli HasanKetua Umum PAN Zulkifli Hasan (Muhammad Hanafi/detikcom)

"Ini kesedihan dan kehilangan yang besar untuk umat dan bangsa. Semoga kita semua bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita Buya Syafii selama hidup. Lahil fatihah," sambungnya.

Apa kata politikus lainnya? Silakan baca halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT