PKS Yakin Penonton Formula E Tak Akan Bosan, Bawa-bawa MotoGP Mandalika

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 11:23 WIB
Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Formula E Jakarta (Antara Foto/Muhammad Adimaja)
Jakarta -

PKS DKI Jakarta mengatakan Formula E Jakarta belajar dari MotoGP Mandalika di NTB. Dia mengatakan Formula E bakal digelar bersamaan dengan sejumlah hiburan, sedangkan MotoGP Mandalika tidak demikian.

"Formula E Jakarta belajar dari perhelatan MotoGP Mandalika. Di Mandalika karena tidak ada acara entertain untuk penonton maka setelah kompetisi, pengunjung bubar begitu saja," kata Sekretaris I Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M Taufik Zoelkifli kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu meyakini pengunjung tak akan merasa bosan dengan konsep festival sehari di ajang Formula E Jakarta. Sebaliknya, konsep ini bisa menambah pemasukan untuk Ancol selaku BUMD Jakarta.

"Tiket ini di-bundling (digabung) dan acara-acara entertain di Ancol agar penonton tidak bosan dan ada pemasukan untuk Ancol juga," ujarnya.

Taufik juga mendapat laporan saat ini tiket kelas festival belum banyak terjual. Sedangkan, katanya, tiket VIP dan VVIP hampir ludes terjual.

"Untuk hari H-10, saya ke sana 26 Mei 2022, tiket VVIP dan VIP sudah hampir 100 persen. Tiket Grandstand sudah hampir 80 persen. Yang masih banyak adalah tiket-tiket kelas festival," ucapnya.

Taufik mengatakan panitia telah menjamin persiapan Formula E bakal rampung H-3 balapan. Sejauh ini, katanya, pembangunan lintasan Formula E sudah selesai dilakukan.

"Saya ketemu dengan staf di sana yang pernah lihat Formula E di Berlin. Dia mengatakan bahwa lintasan Jakarta lebih bagus daripada di Berlin. Karena Formula E Berlin dilaksanakan di sebuah bandara sehingga memakai lintasan pesawat terbang," ucapnya.

"Menurut Pak Andri (staf tersebut) lintasan Berlin adalah semen jadi tidak terlalu cocok dengan ban mobil Formula E. Lebih bagus dengan aspal seperti di Jakarta," sambungnya.

Sebelumnya, panitia mengungkap tiket termurah Formula E Jakarta baru terjual 45 persen. Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni berharap tiket tersebut bisa habis di hari balapan berlangsung.

"Di kita ini yang mahal malah cepat habis, yang murah malah nggak. Jadi sekitar 45 persen kayaknya baru terjual," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta International Velodrome, Kamis (26/5).

"Mungkin nanti pas hari-H itu di weekend, apalagi ada konser di sana. Semoga semua terjual di sana," katanya.

Dia menyebut sebanyak 22 ribu tiket di dalam area sirkuit telah terjual. Saat ini yang tersisa hanya kategori Ancol dan Circuit Festival.

"Untuk di dalam sirkuit 22 ribu yang tinggal tersisa yang festival biasa, dalam sirkuit sold out," katanya.

(taa/haf)