Pemerintah-DPR Bahas Alokasi Anggaran Pendidikan 20%
Senin, 05 Jun 2006 20:49 WIB
Jakarta - Pemerintah dan DPR akhirnya duduk satu meja untuk membahas pemenuhan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen. Rapat konsultasi itu dimulai tepat pukul 20.00 WIB, Senin (5/6/2006) di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta. Dari pemerintah langsung diwakili Presiden Susilo B Yudhoyono. Selain itu hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menseskab Sudi Silalahi, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menkeu Sri Mulyani, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkum HAM Hamid Awaluddin, Mendagri M Ma'ruf, dan Menkominfo Sofyan Djalil.Sedangkan dari DPR, dipimpin langsung Agung Laksono dan pimpinan DPR lainnya. Selain itu anggota DPR dari Komisi III dan Komisi X juga turut hadir. Rapat konsultasi ini dimulai dengan ramah tamah dan makan malam pada pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, Menkominfo Sofyan Djalil mengungkapkan, pemerintah telah mempersiapkan 3 jurus untuk meningkatkan anggaran pendidikan dari 9,1 persen menjadi 20 persen. 3 Jurus itu diharapkan tidak mengganggu alokasi dana lainnya di APBN. Sedangkan Mendiknas Bambang Sudibyo menjelaskan, pemerintah mengalami kendala untuk meningkatkan dana pendidikan di APBN. Kendala pertama karena uang negara tersedot akibat bencana di Aceh dan Nias serta Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kendala kedua adalah meningkatnya subsidi terhadap BBM.
(ary/)











































