Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur Rp 16 Juta di Lebak, 3 Kurir Ditangkap

Fathul Rizkoh - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 11:02 WIB
Penyeludupan benur digagalkan Polres Lebak
Penyelundupan benur digagalkan Polres Lebak. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Polres Lebak menggagalkan penyelundupan benur atau benih lobster di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Ada 1.684 ekor benur senilai Rp 16 juta dari tiga kurir yang ditangkap.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan 1.684 benur yang diamankan terdiri dari 1.656 benur jenis pasir dan 28 benur jenis mutiara. Sementara tiga kurir yang ditangkap pada Rabu (25/5) itu berinisial GH (19), DH (18), dan H (43).

"Untuk ketiga pria yang diamankan ini statusnya masih sebagai saksi. Saat ini masih dimintai keterangan," kata Wiwin kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Wiwin menyebut benur itu rencananya akan dikirim dari Bayah menuju luar daerah. Sebelum dikirim, benur tersebut disimpan di salah satu rumah di Kecamatan Wanasalam.

Saat ini, ribuan benur itu telah diserahkan ke Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan. Nantinya, benur tersebut akan dilepaskan kembali dan sebagian diamankan untuk menjadi barang bukti.

"Benur hasil sitaan kita serahkan ke BKIPM untuk dilepaskan dan beberapa diamankan oleh petugas untuk barang bukti," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono mengatakan penyelundupan benur dilakukan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Saat diamankan, kondisi benur dalam keadaan terbungkus plastik yang tersimpan di salah satu rumah.

Lebih lanjut, Indik menjelaskan bahwa benur itu merupakan barang titipan dari pria bernama Nanang. Polisi tengah mendalami kasus ini dan melakukan pengejaran kepada pria bernama Nanang.

"Mereka (saksi) ini mengaku ketitipan barang saja dari pria bernama Nanang yang saat ini masih kita buru. Mereka (saksi) juga saat ini mengaku belum mengetahui keberadaan Nanang," ujar Indik.

"Saat ini masih kita selidiki dan kembangkan kasusnya. Yang pasti kita masih kejar bos besar yang berada di belakang bisnis benur ini," imbuhnya.

Lihat juga video 'Tukang Ojek Diciduk Polisi Terkait Penyelundupan Benur Rp 2,5 M':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)