Pemerintah Presentasikan 3 Jurus Dongkrak Anggaran Pendidikan
Senin, 05 Jun 2006 17:50 WIB
Jakarta - Pemerintah menyiapkan tiga jurus alternatif untuk mendongkrak persentase alokasi anggaran pendidikan dalam APBN tanpa menggangu pos lainnya. Ketiganya akan dipresentasikan malam ini pada pimpinan DPR-RI. Demikian ungkap Menkominfo Sofyan Djalil tentang agenda utama rapat konsultasi DPR dengan pemerintah malam ini di Istana Negara. "Akan dipresentasikan tiga alternatif yang dianggap cukup mungkin bisa ditempuh. Ini kan hak budget DPR bersama pemerintah," kata Sofyan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/6/2006). Sayangnya ia tidak bersedia memaparkan tiga alternatif tersebut yang disebutnya pasti menaikkan pesentase anggaran di atas 9,1 persen sekarang ini. Alasannya masih dalam tahap pematangan oleh Menkeu Sri Mulyani. Namun rupanya tidak ada satu pun di antara ketiga jurus itu yang bisa membuat anggaran pendidikan pada APBNP 2006 dan APBN 2007 melonjak dari 9,1 persen langsung menjadi 20 persen sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. "Kalau 20 persen langsung, artinya tidak ada anggaran untuk departemen lain sama sekali. Itu kan tidak mungkin. Yang penting pemerintahan serius menangani masalah ini dalam batas-batas kemampuan negara, pembiayaan rasional dan dapat dipertangungjawabkan," imbuh Menkominfo. Langkah pencapaian persentase 20 persen secara bertahap tidak bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas judicial review terhadap alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2006. "Keputusan MK terhadap APBN itu menyebut, sepanjang anggaran pendidikan maksimal 9,1 persen adalah bertentangan dengan konstitusi," ujar Sofyan.
(nrl/)











































