Pasutri Cetak Uang Palsu Rp 300 Juta di Jakbar Sasar Pedagang Pasar

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 04:22 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Pasangan suami-istri berinisial MT (35) dan MH (29), pembuat uang palsu di Kalideres, Jakarta Barat ditangkap polisi. Setelah diinterograsi, kedua pelaku kerap menyasar pedagang pasar.

"Para pelaku sudah menjalani praktik uang palsu sudah 6 bulan berjalan," kata Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Syafri mengatakan para pelaku mengedarkan uang palsu tersebut kepada para pedagang kecil. Dia menyebut mereka berpura-pura berbelanja sehingga mengharapkan kembalian.

"Mereka mencetak dan mengedarkan uang palsu ke para pedagang kecil, jadi dia membelanjakan dan mengharapkan kembalian," katanya.

Dari hasil penyelidikan, pelaku telah mencetak uang palsu kurang lebih Rp 300 juta. Syafri mengatakan sekali produksi setiap Rp 30 juta membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari.

"Barang bukti yang diamankan berupa lima lembar pecahan Rp 50 ribu, 670 lembar kertas bergambar pecahan Rp 50 ribu, 93 lembar kertas bergambar pecahan Rp 20 ribu, hingga 850 lembar kertas minyak dan tiga helai benang sulam berlogo Bank Indonesia, dua buah jarum, satu lembar stiker tertulis BI 50.000, lima buah pintar, enam lem kertas, empat pisau, dan satu HP," katanya.

Syafri mengatakan satu orang pelaku masih dalam pencarian orang (DPO) yang berperan sebagai pemberi alat pembuatan uang palsu.

"Bahan atau alat yang digunakan untuk membuat atau memalsukan rupiah tersebut semuanya di dapat dari M (DPO)," katanya.

Akibat perbuatannya, sepasang suami istri itu dikenakan pasal 36 Jo 26 ayat 1 tentang mata uang, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

(mei/isa)