Luhut Urus Minyak Goreng, Legislator PDIP Dorong Reshuffle

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 18:10 WIB
Presiden Jokowi kembali menegur keras menteri-menterinya di Kabinet Indonesia Maju. Terbaru di sidang kabinet paripurna kemarin. Sinyal reshuffle?
Presiden Jokowi bersama menteri kabinet. (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus menyoroti penunjukan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurusi polemik minyak goreng. Deddy mendorong menteri yang tak becus diganti atau reshuffle.

"Penunjukkan itu juga dari sisi waktu hanya akan membuat Luhut seperti satu-satunya solusi pemerintahan dan berpotensi menimbulkan disharmoni dalam kabinet," kata Deddy kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Lebih lanjut, Deddy menyebut masalah minyak goreng masih belum berakhir lantaran ada yang salah dari pelaksanaan mekanisme kebijakan oleh pemerintah.

"Ini kan persoalannya bukan tidak ada sistem dan mekanisme tapi memang di pelaksanaannya, pengawasannya, penguasaannya, dan penegakan hukumnya yang bermasalah. Satgas minyak goreng sudah dibentuk, satgas pangan sudah dibentuk, lalu ini apa lagi? Ini kan seolah-olah pemerintah tidak efektif," katanya.

Deddy lantas menyoroti kinerja kementerian terkait masalah minyak goreng. Dia mendorong menteri yang dianggap tak bisa menyelesaikan polemik minyak goreng segera diganti.

"Persoalan ini sudah di hulu, tinggal pemerintah menyiapkan rantai pasok distribusi minyak goreng. Jadi tidak ada lagi komando-komando. Kalau realitanya menteri tidak bisa jalan, ya, ganti saja. Waktu cukup panjang, Jokowi harus bisa memilih yang deliver, karena ini tanggung jawab akhir ada di presiden," ujarnya.

"Kalau memang dianggap menterinya tidak becus, ya, sudah ganti saja," tegasnya.

Simak Video 'Dapat Seabrek Tugas dari Jokowi, Luhut Cerita Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/rfs)