Medina Zein Disebut Idap Bipolar, Uya Kuya Bilang Begini

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 17:54 WIB
Jakarta -

Pengacara Razman Nasution menyebut Medina Zein tengah dirawat di sebuah rumah sakit karena bipolar yang diidapnya. Netizen kemudian menuding bahwa Medina Zein mengaku mengidap bipolar agar disebut sakit jiwa dan bisa lepas dari tuntutan pidana. Menanggapi hal itu, Uya Kuya memberikan jawabannya.

"Kalau masalah orang sakit jiwa tidak bisa dituntut, saya bukan ahlinya. Saya di sini tidak mau bicara di luar saya konteks sebagai pelapor," ujar Uya Kuya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Uya Kuya datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai pelapor di kasus dugaan penipuan Medina Zein. Uya Kuya mendapat banyak pertanyaan dari penyidik terkait laporannya tersebut.

"Ini pertama kali gue diperiksa seumur hidup di kantor polisi sebagai pelapor. Pertanyaannya banyak banget, ini berhubungan kronologi sampai di mana pertama kali kenal Mbak M ditanyakan. Saya kan kenal Mbak M ini bulan Maret, pertama kali dikenalin sama Denise, sedetail itu ternyata (pertanyaannya)," jelas Uya.

Uya Kuya menyerahkan proses hukum ke polisi. Masalah uangnya bisa kembali atau tidak, Uya Kuya tidak perduli.

"Saya sih jalani proses, memang ini pidana ya. Kalaupun nanti masalah uang saya balik apa nggak, saya udah nggak perduli. Saya serahkan ke polisi dan saya yakin polisi tangani ini secara profesional," katanya.

Sempat Menawarkan Damai

Uya Kuya mengatakan sempat menawarkan damai kepada Media Zein. Uya Kuya saat itu berharap Medina Zein punya iktikad baik mengembalikan uangnya.

"Intinya dari awal dulu, waktu kasus belum panjang, saya sudah bilang bahwa saya nggak mau panjang nih kasus. Saya sudah tawarkan untuk ayo damai dan selesaikan. Saya sudah pernah tawarkan," ungkap Uya.

Namun Uya belum menyebut secara gamblang akan membuka kembali jalan damai atau tidak. Dia mengatakan saat ini pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

"Sekarang ikuti prosesnya. Kita serahkan pada yang berwajib, sama polisi. Kita percaya Polri, khususnya Polda Metro Jaya profesional dan saya percaya bisa mendalami dan menjalankan kasus ini secara profesional dan benar," kata dia.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.