Wawancara Kasetpres Heru Budi Hartono

Rapat Kilat dan Kunjungan Jokowi ke UEA Ucapkan Belasungkawa

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 14:20 WIB
Presiden Jokowi dan Presiden MBZ berbincang dan tampak Presiden Palestina Mahmoud Abbas turut hadir menyampaikan dukacita. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jokowi dan MBZ (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan menyiratkan secara tegas tentang relasi dekat Jokowi dengan negara teluk itu. Jokowi, yang awalnya direncanakan singgah di Amsterdam sebelum ke Tanah Air, beralih transit menjadi ke Abu Dhabi. Ada rapat kilat di balik proses kunjungan mendadak Jokowi ke UEA.

Kabar duka meninggalnya Sheikh Khalifa pertama kali diterima Jokowi ketika berada di Amerika Serikat (AS). Jokowi, yang saat itu sedang menghadiri rangkaian pertemuan KTT khusus ASEAN-AS, langsung memerintahkan jajarannya mengubah rute perjalanan pulang.

Keinginan sang Presiden itu pun langsung dieksekusi pejabat Istana. Rapat kilat digelar virtual, diikuti sejumlah pejabat di tiga negara dengan waktu yang berbeda. Inti pembicaraan rapat tersebut memastikan kunjungan Jokowi ke UEA berjalan lancar.

"Nah itu saya langsung rapat pada saat itu malam itu ya jam 9 jam 10 waktu setempat. Kami undang Pak Dubes, saya tidak tahu waktu itu di setempat, ada yang masih pagi, di Jakarta juga saya undang. Kami bersama sekretaris militer paspampres, mengadakan rapat kilat, Sesmil menyiapkan permohonan rute pesawat, kami menyiapkan semua segala sesuatu kesiapannya di darat," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam wawancara khusus bersama detikcom beberapa waktu lalu.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi HartonoKepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono (Grandyos Zafna/detikcom)

Tim dari Jakarta kemudian juga diberangkatkan ke UEA. Di samping itu, Dubes UEA terus melakukan komunikasi dengan otoritas UEA mengenai rencana kunjungan Jokowi.

"Karena tim kami kan tidak ada di UEA, tim kami adanya di Amsterdam maka hanya bedanya 5-6 jam dari kami mendarat tim itu sampai, ya udah dibereskan," ujar Heru.

Setelah semua persiapan dilakukan, Jokowi pun tiba di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, pada Minggu, 15 Mei 2022 sore waktu setempat. Heru bersyukur semua persiapan berjalan lancar dan Jokowi mendarat di UEA pada waktu yang tepat.

"Begitu mendarat Bapak Presiden pas tuh waktunya kita hitung, nah itu waktu itu habis ketemu dengan Elon Musk langsung berangkat. Di pesawat juga kami menyiapkan semuanya perjalanan, tepat nggak Bapak Presiden mendarat, terus langkahnya Bapak Presiden bertemu petinggi-petinggi pejabat di sana, nah itu konfirmasi terus," imbuh Heru.

Setelah turun dari pesawat, Jokowi kemudian menuju lokasi tempat penyampaian belasungkawa di Presidential Flight yang masih berada dalam kawasan bandara. Di tempat tersebut, Jokowi bertemu dengan Yang Mulia Mohamed bin Zayed (MBZ) dan menyampaikan belasungkawa. Jokowi menyampaikan dukacita dari pemerintah dan masyarakat Indonesia serta mendoakan almarhum Sheikh Khalifa mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Innalillahi wa innailayhi rajiun. Atas nama pemerintah, atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa dan semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," ucap Jokowi usai takziah.

Lihat Video: Erdogan ke Abu Dhabi, Sampaikan Belasungkawa untuk Sheikh Khalifa

[Gambas:Video 20detik]



(knv/dhn)