Eks Kasudin Dukcapil Jaksel Kaget Dicatut Teken Dokumen Diduga Palsu

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 10:44 WIB
Woman signing document and hand holding pen putting signature at paper, order to authorize their rights.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Sitthiphong
Jakarta -

Mantan Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris mengaku kaget mendengar kabar adanya temuan akta kelahiran diduga palsu beredar di Kramat Pela Mampang, Jakarta Selatan. Ada beberapa dokumen yang diduga palsu mencatut nama Abdul Haris.

Abdul menerima laporan dari warga yang hendak mengurus surat keterangan ahli waris. Dalam pengurusan surat tersebut dibutuhkan sejumlah dokumen, di antaranya akta kematian dan akta kelahiran dari pewaris.

"Rupanya dari cerita itu saat dia ke kelurahan ada beberapa dokumen itu yang (katakan akta kelahiran) itu disinyalir palsu menggunakan tanda tangan saya, karena di dalam hasil pengecekan nomer akta itu ternyata nama orang lain," ujar Abdul kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Kemudian setelah dicek fisik dokumen tersebut ditemukan beberapa kejanggalan. Salah satunya nomor akta yang tidak sesuai dengan nama warga tersebut.

"Terus dicek secara fisik ada kejanggalan-kejanggalan dari yang di-printout itu, kebetulan orang dari salah satu Pela Mampang ngasih tahu saya, sedikit minta dibantu katanya dia mau urus keterangan waris itu ada hambatan akta kelahirannya palsu padahal yang tanda tangan saya," jelas Abdul.

"Terus saya telusuri ternyata ada beberapa akta kelahiran itu dengan tanda tangan saya dan saya minta tolong cek dan ternyata nomor itu bukan atas nama dia," lanjutnya.

Selain akta kelahiran, akta kematian diduga palsu dengan mencatut nama Abdul Haris. Dia akan berkoordinasi dengan Sudin Dukcapil Jakarta Selatan untuk menelusuri informasi tersebut.

"Saya seakan-akan merasa dicemarkan, kan gitu," ucapnya.

Lihat juga video 'Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Catut Nama Perusahaan Lab dalam Aksinya':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/idn)