ADVERTISEMENT

Geng Motor 'Jakarta Mystery' Serang Warga, Celurit Raksasa Disita

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 22:14 WIB
Barang bukti celurit raksasa geng motor Jakarta Mystery
Barang bukti celurit raksasa geng motor Jakarta Mystery. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kasus penyerangan warga di Johar Baru, Jakarta Pusat, oleh geng motor 'Jakarta Mystery' diungkap polisi. Polisi telah menangkap pelaku yang berperan sebagai admin TikTok geng motor tersebut.

"Tersangkanya NR (21) ini laki-laki perannya sebagai admin akun TikTok Jakarta Mystery," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Geng motor Jakarta Mystery diketahui melakukan penyerangan pada Selasa (17/5). Mereka menyerang warga secara acak. Para pelaku kemudian sengaja merekam aksi penyerangan dan menyiarkannya secara langsung di media sosial.

"Para pelaku mencari lawan tawuran secara acak dengan meng-upload ke media sosial. Tentunya ini sangat membahayakan karena mereka dalam konvoi ini mencari lawan secara acak. Jadi siapa pun yang ditemui pengendara lain ini bisa jadi korban kekerasan mereka," ujar Zulpan.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam dari geng motor tersebut. Celurit berukuran raksasa turut disita penyidik.

"Barang bukti yang diamankan oleh penyidik di antaranya adalah 1 bilah celurit bergagang hitam, 1 buah gergaji, kemudian celurit warna hitam dan ada juga satu buah celurit berwarna emas dan bergagang hitam," jelas Zulpan.

Barang bukti celurit dari geng motor Jakarta Mystery dipamerkan kepolisian. Celurit-celurit itu tampak berukuran raksasa.

"Pengakuannya beli di media sosial," kata Zulpan.

Untuk diketahui, polisi telah menyelidiki kasus penyerangan warga yang dilakukan oleh geng motor di daerah Johar Baru, Jakarta Pusat. Lima orang pelaku berhasil ditangkap.

"Ini menjadi perhatian kita bersama danb kami sangat menyayangkan karena mereka yang ditangkap masih berusia di bawah umur," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Sabtu (21/5).

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen menambahkan lima orang pelaku ini masih berusia di bawah umur. Kelimanya tergabung dalam sebuah geng motor bernama 'Jakarta Mystery'.

"Para pelaku ini merupakan kelompok geng motor 'Jakarta Mystery'. Aksi mereka viral di media sosial Instagram setelah melakukan siaran langsung (live) saat melakukan penyerangan," jelas Handik.

Handik mengatakan dalam melakukan aksinya pelaku bergerombol bersama anggota geng motor lainya. Mereka melakukan konvoi dan melakukan penyerangan secara hingga mengunggahnya ke media sosial.

"Aksi pelaku ini sangat meresahkan di mana mereka melakukan penyerangan dengan bergerombol, konvoi kurang lebih 15 motor dengan membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan secara acak lalu meng-upload ke media sosial," tutur Handik.

(ygs/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT