Komisaris Klaim Ancol Dapat Untung dari Ajang Formula E

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 21:41 WIB
Pembangunan lintasan Sirkuit Formula E di Jakarta telah rampung. Kini Jakarta International E-Prix Circuit menyisakan pemasangan infrastruktur tambahan.
Sirkuit Formula E (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Geisz Chalifah menyebut perusahaannya bakal mendapatkan keuntungan dari ajang Formula E Jakarta. Pasalnya, perhitungan keuntungan mengikuti rata-rata pendapatan Ancol selama akhir pekan.

"Yang pasti Ancol sangat diuntungkan," kata Geisz kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

"Persisnya tidak tahu, yang pasti Itu mengikuti standar rata-rata tingkat keramaian Ancol di tiap weekend," sambungnya.

Geisz mengatakan perputaran uang selama akhir pekan Ancol mencapai Rp 5 miliar, dengan kisaran jumlah pengunjung 30-40 ribu orang.

"Ancol itu kalau lagi weekend biasa ya, perputarannya bisa Rp 4-5 miliar di luar hari besar (seperti) Lebaran," ujarnya.

Di samping itu, Ancol dan PT Jakarta Propertindo (JakPro) menerapkan skema kerjasama business to business (B to B) untuk penggunaan lahan sirkuit Formula E, yaitu JakPro membayar sewa lahan Ancol selama 3 tahun untuk Formula E.

"Tiga tahun tapi berkala, nggak 3 tahun full. Tiap tahun berapa bulan," jelasnya.

Dia juga menegaskan sirkuit Formula E merupakan aset milik Ancol, sekalipun dibangun menggunakan anggaran JakPro.

"(Sirkuit) milik ancol. Tetap aset Ancol. (Dibangun) pakai anggaran JakPro, tapi itu lahan Ancol punya," tegasnya.

Meski begitu, Geisz meyakini sirkuit Formula E bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seusai Formula E. Dari event balapan hingga konser.

"Tapi Pak Anies meninggalkan 2 tempat. Satu JIS, satu sirkuit. Abis pertandingan bola ada konser di situ (sirkuit), tinggal dibikinin jembatan," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur PT Jakarta Propertindo (JakPro) Gunung Kartiko menjamin PT Taman Impian Jaya Ancol tidak akan merugi karena perhelatan Formula E. Sebab, skema kerjasama antara kedua perusahaan itu bersifat business to business (B to B).

"Oh nggak, (Ancol) nggak merugi. Karena ini B to B. Tidak ada (rugi), kita sama-sama milik Pemprov, kita murni B to B," kata Gunung di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2022).

Gunung juga menepis anggapan pihaknya tidak membayar ke Ancol terkait layanan gratis wahana Ancol bagi penonton Formula E. Dia memastikan, JakPro selaku penyelenggara tetap membayar ke Ancol sesuai jumlah pengunjung Formula E yang masuk.

"Tidak ada yang digratiskan. Kita B to B, kita bayar ke Ancol," tegasnya.

"Jadi setiap orang yang ke sini kita bayar ke Ancol," sambungnya.

Simak Video 'Formula E Sudah di Depan Mata, Anies: Kesempatan Dunia Lihat Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]

(taa/dwia)