Depkeu Beri Lampu Hijau Pengadaan Sukhoi
Senin, 05 Jun 2006 13:07 WIB
Jakarta - Departemen Keuangan (Depkeu) memberikan lampu hijau kepada Departemen Pertahanan (Dephan) atas usulan skema kredit ekspor dari Rusia, terutama untuk pengadaan 6 pesawat tempur jenis Sukhoi."Kita sudah mendapat sinyal atau lampu hijau dari Depkeu berarti kita sudah siap dan masuk ke tahap realisasi," kata Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin.Hal ini disampaikan dia usai rapat antara Menhan Juwono Sudarsono dengan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto dan 3 kepala staf di Gedung Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2006).Menurut Sjafrie, alokasi dana kredit ekspor dari Rusia yang dinamakan state credit atau kredit negara sebesar US$ 1 miliar dengan skema 5 tahun untuk pembelian 6 unit pesawat Shukoi."Prioritas utama untuk mengisi Sukhoi yang diharapkan minimal 2 unit Sukhoi di awal 2007. Itu kalau tidak ada perubahan," ujarnya.Lanjut Sjafrie, Dephan masih menunggu keputusan politik dari pemerintah. "Keputusan politik akan diputuskan dalam sidang kabinet. Mungkin minggu-minggu ini," cetusnya.Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto menambahkan, alokasi dana kredit ekspor untuk TNI US$ 3,5 miliar. Rinciannya, AU US$1,18 miliar, AL US$ 1,9 miliar, dan AD US$ 450 juta.Dana digunakan untuk pengembangan kekuatan yaitu pembelian alutsista dan pemeliharaan. Sedangkan pengembangan prajurit dan kesejahteraan diambil dari APBN.Selain membeli Sukhoi, menurut Djoko, TNI AL juga akan membeli kapal dan rudal dan AD akan membeli helikopter guna memobilisasi pasukannya.
(aan/)











































