Warga Bogor Geger Lihat Mayat Bayi di Tumpukan Sampah Sungai Cisadane

M Sholihin - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 16:48 WIB
Warga Kota Bogor geger usai penemuan mayat bayi di aliran Sungai Cisadane. Mayat bayi laki-laki itu ditemukan mengambang diantara tumpukan sampah. (M Sholihin/detikcom)
Warga Kota Bogor geger oleh penemuan mayat bayi di aliran Sungai Cisadane. Mayat bayi laki-laki itu ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Warga di Jalan Aria Suria Suriawinata, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, geger seusai penemuan mayat bayi di aliran Sungai Cisadane. Mayat bayi laki-laki itu ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah.

Saksi mata bernama Agus Hermawan (45) mengatakan mayat bayi laki-laki itu ditemukan sekitar jam 08.00 WIB. Saat itu, Agus yang hendak memancing di sekitar lokasi mendapat informasi dari pemulung sampah.

"Yang temuin pertama mayatnya itu pemulung, dia kabarin saya, saya lagi lewat mau mancing. Terus saya turun, benar ada mayat bayi. Posisinya di tengah sampah itu," kata Agus ditemui di lokasi kejadian, Selasa (24/5/2022).

Bersama warga lainnya, Agus kemudian mengevakuasi mayat bayi itu ke tepian dan melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.

Pantauan detikcom di lokasi, mayat janin bayi laki-laki itu awalnya ditemukan di tumpukan sampah yang berada di pinggir aliran Sungai Cisadane. Lokasi temuan berada persis di bawah Bendungan Cisadane.

Janin bayi yang diperkirakan berusia 7-8 bulan di dalam kandungan itu tanpa dibalut pakaian. Masih terlihat tali ari-ari yang tersambung ke pusarnya. Bayi masih nampak berwarna merah dan diduga belum lama dilahirkan. Mayat bayi juga masih utuh dan belum membengkak.

Warga Kota Bogor geger usai penemuan mayat bayi di aliran Sungai Cisadane. Mayat bayi laki-laki itu ditemukan mengambang diantara tumpukan sampah. (M Sholihin/detikcom)Mayat bayi laki-laki itu ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah. (M Sholihin/detikcom)

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Dede Kasmadi mengatakan janin bayi yang ditemukan warga itu berkelamin laki-laki. Saat ditemukan, bayi masih lengkap dengan ari-ari yang masih menempel di pusarnya.

"Janin diperkirakan berusia 7-8 bulan di dalam kandungan. Saat ditemukan masih lengkap dengan ari-arinya," kata Dede dalam keterangannya.

"Terkait kasus ini, kita masih penyelidikan dibantu dari Satreskrim Polresta Bogor Kota," tambahnya.

(jbr/jbr)