Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Turun 40%

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 15:37 WIB
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kecelakaan di masa mudik Lebaran 2022 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ada beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebabnya.

"Kecelakaan turun 40 persen, bahkan meninggal dunia turun 72 persen. Satu angka yang sangat signifikan jumlah kecelakaan," kata Budi Karya, dalam konferensi pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2022).

Budi menyebut pengguna mudik dengan motor berkurang membuat angka kecelakaan pun berkurang. Selain itu, ada penurunan angkutan mudik menggunakan bus pariwisata.

"Dua sebab yang terjadi. Satu menurunnya jumlah pengguna motor, menurun sangat drastis. Menurunnya angkutan wisata, seperti yang kita ketahui, bahwa bus angkutan wisata adalah bus bekas AKAP yang digunakan secara individual dan kadang-kadang tidak terlacak, apakah sopir bener, bus bener," kata Budi.

Dua hal itu telah diimbau sebelum masa mudik tiba. Budi memberikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mengikuti imbauan tersebut.

"Terima kasih kepada pengguna motor, karena kita imbau (tidak gunakan motor), dan kita juga imbau kepada Polda, Dishub, untuk melakukan law enforcement terhadap bus wisata. Karena bus wisata bahaya," katanya.

Sebelumnya, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan soal parameter penanganan mudik Lebaran 2022 yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut semua parameter itu telah tercapai dengan memuaskan.

"Ada enam parameter atau enam variabel yang menjadi fokus dari bapak presiden untuk penanganan mudik, pertama, tata kelola lalin; kedua, pengendalian COVID-19; kemudian ketiga, adalah bahan pangan dan bahan bakar; dan terakhir, juga booster yang menjadi perhatian," kata Muhadjir usai mengikuti rapat evaluasi penanganan mudik Lebaran 2022 bersama Jokowi, Selasa (24/5/2022).

Dia mengatakan semua indikator itu sudah tercapai dengan memuaskan. Menurutnya, hal itu juga diketahui dari hasil survei yang telah dilakukan.

"Alhamdulillah, dari enam indikator atau variabel ini semua tercapai dengan sangat memuaskan," ujarnya.

(aik/imk)