Mayat Pria Ditemukan Dekat Istana Bogor, Warga Sempat Kira Boneka

Muchamad Sholihin - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 12:53 WIB
ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat. (Edi Wahyono/detikcom)
Bogor -

Warga dihebohkan temuan mayat pria di saluran air di Jalan Jalak Harupat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar). Mayat pria tanpa identitas itu sempat dikira boneka oleh warga.

"Ketemu tadi jam 10.30 WIB ya, posisi saya lagi cek-cek jaringan, betulin jaringan lampu taman. Terus ada pemulung bilang ada mayat katanya, saya cek langsung. Posisi saya tadi lagi dekat tiang itu," kata pegawai Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor, Adji Suryadinata (41), saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (24/5/2022).

Adji, yang saat itu tengah mengecek dan memperbaiki jaringan listrik lampu Taman Sempur, langsung mengecek langsung lokasi temuan mayat yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari posisinya.

"Saya cek kan, pertama saya lihat kaya mayat kan, saya cek lagi sempat saya kira boneka, tapi saya deketin lagi ya emang mayat itu, laki-laki," kata Adji.

Pantauan di lokasi, mayat pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan di sebuah saluran air, persis di belakang bak penampungan sampah di Jalan Jalak Harupat. Lokasi mayat hanya sekitar 50 meter dari pintu utama Istana Bogor dan di belakang Mako DenPOM Bogor. Lokasi ini juga tidak jauh dati Lapangan Semput Kota Bogor.

Mayat pria itu tampak menggunakan jaket dan celana berwarna hitam. Ia juga masih menggunakan masker yang menempel di mulutnya. Di kedua kakinya ada bekas luka yang belum diketahui apakah luka lama atau luka baru.

Temuan mayat yang berada di pinggir jalan tersebut membuat banyak pengendara sengaja mengurangi laju kendaraan sambil melihat-lihat. Tidak sedikit pula warga dan pengendara yang turun untuk melihat mayat lebih dekat. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan di sekitar lokasi temuan mayat di Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor.

Kasat Resrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Menurutnya, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari.

"Untuk mengetahui penyebab kematiannya kita tunggu hasil autopsi. Sementara kalau dilihat dari kondisinya, korban diperkirakan sudah meninggal dua hari lalu ya, karena sudah membengkak," kata Dhoni di lokasi kejadian.

"Identitas belum ada, kita hanya temukan tas ransel yang isinya pakaian dan botol minuman. Sementara itu dulu, informasi lanjut kita sampaikan nanti," tambahnya.

(isa/isa)