Wali Kota Ambon Diduga Aktif Menentukan Pemenang Lelang dan Izin Usaha

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 09:56 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhannepessy tiba di Gedung KPK Merah Putih
Wali Kota Ambon Richard Louhannepessy (kaus putih) tiba di gedung KPK Merah Putih. (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

KPK menduga Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL) berperan aktif dalam penerbitan izin usaha hingga penentuan pemenang lelang. Hal itu terungkap saat KPK memeriksa sejumlah saksi di Satbrimob Polda Maluku.

"Para saksi hadir, didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan campur tangan aktif Tersangka RL dalam menerbitkan izin usaha, termasuk dalam penentuan pemenang lelang," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Ali menambahkan, dalam pemeriksaan itu, para saksi juga dikonfirmasi soal aliran uang yang diterima oleh Richard. Ali menyebut uang tersebut berasal dari pihak kontraktor yang tengah mengerjakan proyek di Pemkot Ambon.

"Sekaligus dikonfirmasi juga terkait dugaan aliran penerimaan sejumlah uang oleh Tersangka RL melalui beberapa pihak sebagai orang kepercayaannya di mana diduga dari beberapa pihak kontraktor yang mengerjakan berbagai proyek di Pemkot Ambon," tambahnya.

Adapun pihak-pihak yang diperiksa sebagai saksi antara lain:

- Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Ambon:

- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon Melianus Latuihamallo;

- Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon tahun 2019- 2020 Neil Edwin Jan Pattikawa;

- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan tahun 2012-Mei 2021 Lucia Izaak;

- Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy;

- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon Demianus Paais;

- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon Gustaaf Dominggus Sauhatua;

- Kepala Dinas Pendidikan Fahmi Sallatalohy;

- Kepala Dinas Perhubungan Robert Sapulette;

- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon tahun 2021-sekarang Sirjohn Slarmanat;

- Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon tahun 2017 s.d. 2023 Ferdinanda Johanna Louhenapessy;

- PNS/Pokja ULP 2013-2016 / Pokja Pengadaan Barang dan Jasa 2017-2020 Jermias Fredrik Tuhumena; dan

- Sekretaris Walikota (sejak 2011) / Bendahara Pengeluaran Operasional Walikota (sejak 2017 Nunky Yullien Likumahwa.

Simak juga video 'KPK Pergoki Pegawai Pemkot Ambon Bakar Berkas Diduga Soal Suap Wali Kota':

[Gambas:Video 20detik]



Pihak swasta yang diperiksa di kasus Walkot Ambon. Simak di halaman selanjutnya.