Pet Shop di Serpong Dipolisikan Diduga Telantarkan Anjing Maxi hingga Mati

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 13:51 WIB
Cropped shot of a vet trying to listen to a bulldog puppys heartbeat
Ilustrasi anjing (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Tangerang Selatan -

Seorang warga bernama July Liman melaporkan tempat penitipan hewan yang terletak di Serpong, Tangerang Selatan, ke polisi. Pet shop tersebut diduga menelantarkan anjing peliharaannya, Maxi, hingga mati.

Liman mengatakan hewan peliharaannya yang dititipkan berupa anjing. Ia mengaku menitipkan hewan tersebut pada 29 April 2022 karena hendak pulang kampung dan tidak ada asisten rumah tangga (ART), yang juga turut pulang kampung.

"Jadi cerita awalnya itu lebaran kemarin kan saya enggak di rumah sama ART saya pulang kampung. Jadi Maxi (hewan peliharaannya) kita titipin. Kita cari-cari karena banyak cabang, kita pikir emang udah ahlinya jadi kita titipin ke sana 29 April bertepatan pulang kampungnya," kata July saat dihubungi, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, ukuran anjing peliharaannya yang besar membuatnya menanyakan terlebih dahulu di sana ada kandang besar atau tidak. Karena pihak penitipan hewan bersedia dititipi Maxi, ia menitipkan hewan peliharaannya itu dengan biaya Rp 150 ribu per hari.

"Kita bawa Maxi katanya akan dipindahin ke kandang besar (sudah konfirmasi by phone). Ada semua (SOP penitipan) tapi itu tidak tertulis biayanya Rp 150 ribu karena lihat Maxi besar jenis Bulldog, jadi dia bilang yang ini kena Rp 150 ribu per hari, seharusnya Rp 100 ribu dan kita ya sudah oke," tambahnya.

July mengungkapkan untuk urusan makan Maxi menjadi tanggung jawab tempat penitipan hewan. Menurutnya, karena ada perjanjian titip 10 hari dapat free grooming dan Maxi juga dimandikan.

"Ternyata pas hari ke-11 saya datang, hari ke 10 pulang malem banget jadi pagi-paginya hari ke-11 saya langsung jemput tanpa saya kasih tahu pihak pet shop dulu. Karyawannya di sana sudah ganti bukan yang saya nitipkan itu, saya datang langsung ke belakang lihat Maxi," tuturnya.

"Pas saya buka pintu saya kaget kok masih di kandang ini (yang kecil) dan sudah kaku badannya dan kotorannya masih nempel sampai kering di badannya benar-benar bukan sudah disiram, bukan kotoran sisa, tapi kotoran utuh di badan dia, di bawah kandang, sama di bawah lantai," imbuh Liman.

Melihat hal tersebut, Liman langsung syok dan menanyakan hal itu ke karyawan penitipan. Menurutnya, saat itu ia masih belum marah.

Baca di halaman selanjutnya: kondisi Maxi memprihatinkan.