Cak Imin Maunya Jadi Capres KIB, Sekuat Apa Elektabilitasnya?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 12:37 WIB
Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) (Dok Istimewa)
Jakarta -

Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut partainya siap bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu asal dirinya menjadi calon presiden (capres). Berapa elektabilitas Cak Imin sebagai bakal capres 2024?

"Saya (PKB) siap bergabung asal capresnya saya kan," kata Muhaimin di sela Doa Bersama Ulama dan Habaib Untuk Perdamaian Dunia di kawasan Basuki Rahmat, Surabaya, seperti dilansir dari detikJatim, Minggu (22/5).

Cak Imin menilai KIB merupakan gagasan yang bagus dari sejumlah partai. Cak Imin mendoakan KIB nantinya bisa kompak mengusung capres yang sama.

"Koalisi Indonesia Bersatu bagus itu saya rasa usaha, ikhtiar untuk menyamakan kekuatan, sehingga mulai mengkristal saya menyambut baik itu. Moga-moga nanti calonnya sama," tegasnya.

Begini elektabilitas Cak Imin:

1. Lembaga Survei Jakarta (LSJ)

LSJ merilis hasil survei digital natives (masyarakat melek internet) terkait elektabilitas calon presiden di Pemilu 2024. Hasilnya, nama Cak Imin berada di papan bawah survei bakal capres dengan suara 0,5%.

Survei LSJ ini dilakukan pada 15-28 April 2022 dengan melibatkan 1.225 sampel di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Sampel survei yang diambil adalah masyarakat berusia 15-34 tahun yang melek internet (digital natives) atau dikategorikan sebagai kaum milenial.

Margin of error survei ini dilaporkan +/- 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner.

LSJ bertanya kepada para responden terkait jika pilpres diadakan hari ini, siapakah yang akan dipilih. Berdasarkan jawaban para responden, terekam Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi dengan 24,9%. Selanjutnya, Anies Baswedan mengikuti di bawahnya dengan elektabilitas 20,6% serta Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 12,4%.

Berikut ini elektabilitas para tokoh bakal calon presiden 2024:
1. Prabowo Subianto 24,9%
2. Anies Baswedan 20,6%
3. Ganjar Pranowo 12,4%
4. Sandiaga Uno 10,1%
5. Ridwan Kamil 5,7%
6. Basuki Tjahaja Purnama 5,4%
7. Dedi Mulyadi 3,6%
8. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 1,8%
9. Erick Thohir 1,3%
10. Moeldoko 1,1%
11. Mahfud Md 0,8%
12. Gatot Nurmantyo 0,8%
13. Airlangga Hartarto 0,8%
14. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) 0,5%
15. Puan Maharani 0,2%
16. Lainnya 0,5%
Tidak tahu/tidak jawab 9,5%

2. Indikator Politik Indonesia (IPI)

Indikator Politik Indonesia juga merilis survei elektabilitas capres 2024. Terkait nama Cak Imin, hasilnya tak jauh berbeda dengan survei LSJ, suara Cak Imin 0,5%.

Dalam rilisnya, Selasa (26/4), Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan metode survei dengan populasi memiliki hak pilih berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, jumlah sampel sebanyak 1.220 orang.

Dari jumlah sampel 1.220 orang, margin of error atau toleransi kesalahan sebesar +- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dengan teknik wawancara tatap muka langsung.

Survei dilakukan pada 14 sampai 19 April 2022. Pilihan kepada capres simulasi 19 nama semiterbuka. Responden diajukan pertanyaan: Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut?

Ganjar Pranowo: 26,7%
Prabowo Subianto: 23,9%
Anies Baswedan: 19,4%
Ridwan Kamil: 3,5%
Agus Harimurti Yudhoyono: 3,2%
Sandiaga Salahuddin Uno: 2,4%
Erick Thohir: 2,4%
Khofifah Indar Parawansa: 1,9%
Tri Rismaharini: 1,3%
Puan Maharani: 1,1%
Mahfud Md: 0,7%
Airlangga Hartarto: 0,5%
Muhaimin Iskandar: 0,5%
Sri Mulyani: 0,4%
Gatot Nurmantyo: 0,4%
Bambang Soesatyo: 0,3%
Ahmad Syaikhu: 0,0%
Suharso Monoarfa: 0,0%
Zulkifli Hasan: 0,0%
Lainnya: 1,4%
Tidak jawab/tidak tahu: 10,1%

Simak video 'Cak Imin Beri Isyarat PKB Siap Gabung Koalisi Indonesia Bersatu, Asal...':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: