Siap Besarkan PPP Jatim, Habaib Motivasi Kader PPP di Tulungagung

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Minggu, 22 Mei 2022 09:22 WIB
PPP
Foto: PPP
Jakarta -

Sejumlah habib, kiai, dan ulama memotivasi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu dilakukan pada para kader dan pengurus DPC PPP Kabupaten Tulungagung, Blitar, dan Kediri pada Jumat (20/5).

"Kehadiran para habib ini menjadi penyemangat kami dalam berjuang membesarkan PPP, khususnya di Kabupaten Tulungagung, Kota dan Kabupaten Blitar serta Kota dan Kabupaten Kediri ini," ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arwani Thomafi dalam keterangan tertulis, Minggu (22/5/2022).

Menurutnya, saat ini PPP terus mendapat dukungan dari para ulama, kiai, habib dan pesantren di berbagai daerah. Bahkan tak jarang mereka ikut bergabung dalam kepengurusan partai. Ini menjadi modal dan motivasi besar bagi para kader PPP di seluruh Indonesia.

"Bahkan sejumlah kiai, habib serta gus-gus di berbagai daerah berkenan masuk dalam kepengurusan partai. Mereka dalam satu suara, mengembalikan kejayaan partai ini," ungkapnya.

Arwani Thomafi atau yang juga akrab disapa Gus Sekjen menyambut positif dukungan para habib dan kiai untuk membesarkan PPP, melihat dari sisi sejarah PPP juga dilahirkan oleh para habib dan ulama. Oleh sebab itu, ia berharap dukungan ini bisa mendorong PPP dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

"Maka dari itu, kami berharap para habib dan kiai dapat turut serta dalam kontestasi Pemilu 2024 untuk bersama-sama menyuarakan agenda umat Islam melalui jalur parlemen," harapnya.

Selain itu, Gus Sekjen juga menyampaikan harapannya agar habib dan kiai juga menjadi aktor dalam pemilu.

"PPP ingin bersama habib dan kiai menjadi aktor penentu dalam Pemilu 2024 mendatang," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut Habib Mustofa Alaydrus di hadapan para pengurus PPP mengatakan bahwa berjuang di PPP haruslah penuh totalitas dan loyalitas. Sebab PPP merupakan partai yang istiqomah memperjuangkan umat.

"Jangan sekali kali bilang loyal tetapi banyak alasan dalam berjuang. Kita harus menyadari dasar perjuangan kita di PPP, apa alasan kita mau membesarkan partai ini. Luruskan niat terlebih dahulu, sehingga apapun hasilnya itu akan menjadi berkah baik bagi kita pribadi atau untuk partai," ucapnya.

Habib Mustofa kemudian mengatakan saat ini masih banyak orang-orang PPP terdahulu yang belum dirangkul oleh para pengurus saat ini. Maka dari itu Namun langkah selanjutnya para pengurus diminta agar bisa merangkul kembali orang-orang tersebut.

"Sebetulnya banyak sekali peluang untuk merangkul orang-orang PPP yang sekarang masih belum mau masuk ke rumah-rumah (PPP) mereka. Langkah selanjutnya, kita wajib mendatangi, bersilaturahmi kepada para kiai, mendatangi majelis-majelis ta'lim, terutama yang belum terafiliasi dengan partai lain. Persoalan mau atau tidak itu kembalikan ke mereka, namun setidaknya kita sudah mengenalkan kembali PPP," tuturnya.

Tak hanya Habib Mustofa Alaydrus juga turut hadir Habib Husein Ba'abud, Habib Hafid, KH Adib Ali, KH Rofi'i, Gus Robert Botoran, KH Baihaqi, Gus Adib, Kiai Makmun, Kiai Jainuri, dan sejumlah tokoh lainnya.

Simak juga 'PDIP Sindir Koalisi Golkar-PAN-PPP: Terlalu Awal, Buang Energi':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)