ADVERTISEMENT

Kemendikbudristek Teken Kerja Sama dengan 6 Industri & Asosiasi

Atta Kharisma - detikNews
Sabtu, 21 Mei 2022 15:26 WIB
Kemendikbudristek
Foto: dok. Kemendikbudristek

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan rencana kerja yang telah disusun antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) dengan beberapa industri sebagai tindak lanjut penandatanganan PKS sebelumnya.

Beberapa pihak yang menandatangani rencana kerja dengan Ditjen Diksi antara lain Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Kawan Lama Sejahtera, PT Tera Data Indonusa (Axioo), PT LX International, PT Cipta Karsa Adikarya, Yayasan Plan International Indonesia dan Asosiasi Game Indonesia.

Wikan berharap jalinan kemitraan ini mampu membentuk aliansi strategis bagi pertumbuhan ekosistem pembangunan industri nasional serta peningkatan keterampilan SDM di Indonesia.

"Kami berharap bahwa nantinya kemitraan yang dibangun ini menjadi bukti bahwa (komitmen) pemerintah solid membangun generasi anak bangsa yang berdaya saing, serta menjamin kesejahteraan hidup dengan bekal pengetahuan dan ilmu yang mumpuni," ucapnya.

Di sisi lain, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Mitras DUDI Saryadi memberikan apresiasi kepada seluruh mitra DUDI. Ia juga mengatakan mitra industri memegang peranan penting dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong keterlibatan DUDI maupun asosiasi dalam pengembangan pendidikan vokasi.

"Kemajuan pendidikan vokasi merupakan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya pemerintah, namun juga kalangan DUDI sebagai end user lulusan pendidikan vokasi," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan penandatanganan PKS diantaranya Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, CEO PT Tira Austenite, Country Director ChildFund International, Direktur PT Educa Sisfomedia, Direktur Hubungan Pemerintahan PT Commeasure Solutions Indonesia, Ketua AGI dan Ketua CAKRA.

Sedangkan dari lingkungan Ditjen Diksi turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Wartanto, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Wardani Sugiyanto dan Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Beny Bandanadjaja.


(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT