Sanitasi Minim, PBB Khawatirkan Korban Gempa
Senin, 05 Jun 2006 01:05 WIB
Jakarta - Puluhan ribu warga Yogya dan sekitarnya masih tampak putus asa akibat gempa yang melanda 27 Mei lalu. Tak berlebihan jika tempat pengungsian harus bisa mengurangi ketakutan dan kecemasan mereka.Di sekitar lokasi pengungsian, toilet masih minim. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) khawatir hal itu bisa menimbulkan penyakit. "Itu bukan hal yang sangat exciting, tetapi sangat vital," kata koordinator PBB untuk daerah bencana Charlie Higgins, seperti dilansir AFP, Minggu (4/6/2006).Sudah lebih dari semingu para korban tidur di tempat-tempat terbuka. Kalaupun tidur di tenda, maka yang ditempati adalah tenda-tenda ala kadarnya karena peralatan yang terbatas."Tenda yang ada tidak begitu banyak. Mereka butuh terpal, bambu, tali dan alat-alat lain untuk membuat semacam tempat perlindungan lain," imbuh Higgins.Sementara itu pemerintah Indonesia telah menyiapkan lebih dari US$ 160 juta untuk membangun kembali rumah penduduk yang rusak. Bantuan internasional pun mengalir bagi puluhan ribu korban yang terluka dan kehilangan tempat tinggal.PBB mengatakan setidaknya perlu US$ 100 juta untuk 6 bulan ke depan guna memulihkan kondisi akibat bencana. Yang tak kalah penting, semua pihak harus berpacu melawan waktu dalam membantu korban untuk mendapatkan makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan.
(bal/)











































