Ketum PKB Akan Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Sabtu, 21 Mei 2022 10:20 WIB
Muhaimin Iskandar
Foto: dok. PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar akan menggelar acara doa bersama untuk perdamaian dunia di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu 22 Mei 2022. Digelar bersama ribuan ulama dan habib, acara ini akan dikemas dengan halalbihalal bersama.

Pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini menyampaikan saat ini terdapat banyak permasalahan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Selain pandemi COVID-19, konflik antara Rusia dan Ukraina juga menjadi permasalahan yang perlu segera diakhiri.

"Konflik Rusia dan Ukraina ini kalau tidak segera diselesaikan bisa berdampak serius pada dunia. Imbasnya luar biasa. Saat ini saja ribuan warga Ukraina terpaksa mengungsi ke Eropa dan menjadi homeless. Ini menjadi persoalan dunia yang harus segera diselesaikan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/5/2022).

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI ini menjelaskan konflik Rusia-Ukraina turut berdampak pada perekonomian dunia, termasuk harga minyak dan gas. Dikhawatirkan, konflik ini akan membuat harga minyak dan gas melonjak dan mengganggu pasokan ke sejumlah negara. Sebab, Rusia merupakan salah satu produsen dan pengekspor bahan bakar fosil terbesar di dunia.

"Hal yang paling mengerikan adalah dampak kemanusiaannya. Akan berapa ribu bahkan jutaan orang yang akan meninggal dunia jika perang tidak segera dihentikan," ungkapnya.

Di samping itu, kata dia, persoalan konflik Israel dengan Palestina yang masih berlarut juga menjadi persoalan serius yang perlu segera diselesaikan. Dari berbagai sumber pemberitaan, lanjut Muhaimin, serangan tentara Israel ke penduduk Palestina masih terus terjadi hingga membuat rumah-rumah penduduk dan bangunan fasilitas umum hancur.

Berdasarkan data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), jumlah bangunan yang hancur milik warga Palestina di tepi barat akibat konflik dengan Israel sepanjang 2009 hingga April 2022 mencapai 8.368 bangunan.

"Belum lagi kalau kita lihat bagaimana kondisi anak-anak korban konflik di Palestina, masa depan mereka, para wanita yang kehilangan suami dan tempat tinggal. Ini sungguh mengerikan," jelasnya.

Muhaimin menambahkan di wilayah Myanmar, perbedaan etnis dan agama juga memicu konflik antara umat Budha dan Islam berkepanjangan. Adapun kondisi ini menyebabkan penderitaan mendalam bagi etnis muslim Rohingya.

"Mereka adalah saudara-saudara kita juga. Bagaimana etnis minoritas Rohingya di Myanmar mengalami penderitaan akibat konflik berkepanjangan," ungkapnya.

Merespons persoalan-persoalan tersebut, Muhaimin mengatakan Indonesia harus terlibat aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia. Sebab, hal ini merupakan cita-cita kemerdekaan dan tujuan politik luar negeri Indonesia.

"Dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa bangsa ini harus bisa melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ucapnya.

Muhaimin menilai acara doa bersama untuk perdamaian dunia ini merupakan bagian dari upaya agar perdamaian bisa segera terwujud.

"Masih banyak persoalan yang menimbulkan terganggunya perdamaian dunia. Kita bersama pada ulama, habib, berusaha untuk mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar cita-cita kita semua, cita-cita bangsa ini agar dunia bisa damai benar-benar terwujud," pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah ulama khos antara lain, KH Anwar Manshur Lirboyo, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar, KH. Nurul Huda Djazuli Ploso, KH Abdullah Kafabihi Mahrus Lirboyo, KH. Kholil As'ad Situbondo, KH Abdurrohman Al-Kautsar (Gus Kausar) Ploso, KH Salam Sohib, Habib Alwi bin Idrus Baaqil Sampang, Habib Ali Zaenal Bondowoso, KH. Agus Ali Mashuri Tulangan Sidoarjo, dan sejumlah ulama dari berbagai daerah lainnya di Jawa Timur.

(prf/ega)