WHO Khawatir Pengungsi Gempa Kena Flu Burung
Minggu, 04 Jun 2006 12:13 WIB
Jakarta - Saking tidak adanya tempat mengungsi yang pantas, sejumlah pengungsi gempa nekat berlindung di kandang-kandang ayam. WHO mengkhawatirkan korban selamat ini malah jadi sasaran virus flu burung."Apakah ancaman dan bahaya kian meningkat? Ya, itu adalah hal yang harus kita perhatikan," kata seorang jubir WHO seperti dilansir scotsman.com, Minggu (4/6/2006)."Di Indonesia terdapat kasus (flu burung pada) manusia yang yang cukup tinggi dan kami harus berhati-hati terhadap avian influenza," imbuhnya.Berdasarkan pemberitaan detikcom 28 Mei lalu, lebih 400 warga Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, mengungsi ke kandang-kandang ayam di kampung mereka. Hal itu terpaksa mereka lakukan karena tidak punya tenda yang mampu melindungi mereka dari hujan yang tercurah saban malam pascagempa.Untunglah kandang ayam itu dalam keadaan kosong, karena ayam potong yang semula menghuni kandang itu baru saja dipanen. Hanya saja kotoran ayam yang sudah mengering tentu masih menghiasai kandang ayam tersebut.Pada Februari 2006 silam, Pemkab Bantul mengakui avian influenza sudah memasuki wilayahnya. Ribuan ayam mati. Kala itu Pemkab Bantul mengaku tidak mampu melakukan pemusnahan unggas secara massal, mengingat keterbatasan dana pengganti. Di Bantul saat itu terdapat 10.000 ayam buras (kampung), 400.000 ayam petelur, dan 700.000 ayam potong. Foto:Sebagian warga mengungsi di kandang ayamTerkait:Kehujanan, Warga Pentung Bantul Mengungsi di Kandang Ayam
(nrl/)











































