Ketua Golkar Tertawa Partainya Diseret ke Pusaran Konflik Fans K-Pop

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 09:43 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta -

Partai Golkar diseret dalam konflik antarfans K-Pop di media sosial Twitter. Bagaimana reaksi Golkar?

"Ha-ha-ha, memang kalau anak muda berantem soal idolanya ngomongnya ke mana-mana, sampai-sampai bawa Golkar segala," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai tanggapan, Jumat (20/5/2022).

Di satu sisi, Ace menyesalkan karena tidak ada kaitannya dengan dosennya yang disebut kader Golkar dengan konflik mereka. Ace lantas menyebut kalau Ketua Umumnya Airlangga Hartarto pernah menyinggung tentang K-Pop. Tapi hal itu pun tidak ada kaitannya.

"Harusnya sih tidak bawa-bawa Golkar karena dosennya yang Golkar itu tak ada hubungannya dengan K-Pop walaupun Ketua Umum kami, Pak Airlangga Hartarto pernah nyinggung-nyinggung juga tentang K-Pop ini," ujarnya.

Ace punya pandangan tersendiri dari terseretnya nama Golkar di konflik tersebut. Menurutnya, Golkar justru dikenal dalam kalangan penggemar K-Pop.

"Bagi Golkar sendiri tentu ini menunjukan bahwa Golkar dikenal di kalangan penggemar K-Pop," tuturnya.

Adapun perbincangan yang menyeret Golkar dalam konflik antarfans K-Pop saat akun Twitter bernama Safa dinilai mengolok salah satu member grup NCT Dream. Nama Safa pun mendadak trending di Twitter.

Netizen yang mengaku penggemar NCT Dream pun tidak terima. Perdebatan lantas terjadi antara Safa dengan penggemar NCT Dream di Twitter Space.

Penggemar NCT Dream memintanya untuk meminta maaf, namun Safa menolak. Alhasil Safa 'diserang'.

Di situlah salah satu penggemar NCT Dream menyerang Safa dengan abuse of power. Penggemar itu menyebut kalau Safa memiliki dosen kader Partai Golkar hingga keluarganya tentara hingga polisi.

Lihat juga video 'Airlangga Hartarto: Partai Golkar Terbuka Untuk Semua Parpol':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/aud)