Mbah Marijan Ora Gelem Nonton Piala Dunia di Jerman
Sabtu, 03 Jun 2006 16:36 WIB
Yogyakarta - Tawaran Walikota Munich Jerman kepada Mbah Marijan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan. Mbah Marijan enggan pergi ke Jerman."Aku emoh ora gelem (tidak mau), aku ini orang kecil, tidak tahu apa-apa, ya emoh. Aku ini orang kecil, sandalku saja sandal jepit, yo hilang keselempit (terselip)," ujar Mbah Marijan kepada detikcom di serambi Mesjid Al Mubarok, Dusun Ketonggo, Desa Wonokromo, Kecamatan Plered, Bantul.Pemilik nama Mas Ngabehi Suraksohargo ini diundang khusus oleh Walikota Munich Jerman untuk menghadiri partai pembukaan Piala Dunia 2006.Undangan tersebut disampaikan seorang wartawan asal Jerman yang menyambangi kediaman Mbah Marijan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.Wartawan tersebut mengaku mendapat mandat khusus dari Walikota untuk mengundang Mbah Marijan. Dia datang ke rumah Mbah Marijan Sabtu (3/6/2006) pagi.Mbah Marijan saat keluar dari Mesjid sempat kebingungan mencari sandalnya. Warga yang tahu Mbah Marijan kehilangan sandal hanya senyum-senyum saja. Akhirnya Mbah Marijan menemukan kembali sandalnya yang sempat hilang.
(ddn/)











































