Sampah Bandung Masih Menumpuk

Sampah Bandung Masih Menumpuk

- detikNews
Sabtu, 03 Jun 2006 10:09 WIB
Bandung - Kota Bandung masih diselimuti sampah. Gundukan sampah masih terlihat khususnya di pasar-pasar dan pemukiman penduduk. Volume sampah di Kota Bandung sudah mencapai 850.000 meter kubik. Kumaha Pak Walikota?Hingga hari Sabtu (3/6/2006), tumpukan sampah masih terlihat di RS Santo Yusuf Jl Ahmad Yani Bandung, di sana sampah menggunung hingga ketinggian 6 meter. Tempat pembuangan sampah sendiri hanya berjarak sekitar 8 meter dari pasar Cicadas. Pasar Cihaurgeulis, dan Pasar Induk Gedebage tak luput dari gunungan sampah.Sampah juga masih menumpuk di pemukiman warga khususnya di kawasan Sukaluyu, Margahayu, dan di perumahan Dago.Tumpukan sampah di Jalan Taman Sari pun masih parah sehingga mengakibatkan pedagang makanan yang biasa berjualan di sana menghentikan aktivitasnya. Aroma sampah juga masih menghiasi SMA Puragabaya yang dekat dengan gerbang tol Pasteur.Namun pemandangan berbeda tampak di pusat perbelanjaan. Sampah tampaknya mulai terlihat berkurang.Contohnya di kawasan perbelanjaan jeans Cihampelas. Factory outlet di daerah Dago, Jl Riau, dan Jl RE Martadinata, juga sudah bersih dari sampah, sehingga masyarakat bisa nyaman berbelanja.Hingga saat ini Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung terus bekerja siang malam membersihkan sampah.Namun PD Kebersihan mengaku kekurangan armada truk pengangkut sampah. Saat ini PD Kebersihan memiliki sekitar 70 truk kuning. Namun sebagian truk ini dalam keadaan kurang baik. Bak tempat memuat sampah bocor sehingga air rembesan sampah mengalir ke jalan dan menimbulkan bau yang tidak sedap.Warga Bandung bukannya tidak peduli akan sampah yang menggunung di kota mereka. Pengusaha dan warga pun membantu dengan menyediakan sekitar 20 truk sampah.Kodam III Siliwangi juga ikut membantu dalam mengangkut sampah dari kota Bandung.Sampai saat ini sampah untuk sementara dibuang ke lahan milik Kodam III Siliwangi dan lahan milik Perhutani, di Kecamatan Sukatani, Purwakarta. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads