ADVERTISEMENT

Miliaran Anggaran Tahun Lalu tapi Lift DPR Masih Macet Melulu

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 07:21 WIB
Gedung DPR/MPR
Foto: Ilustrasi gedung DPR (dok. Dea Duta Aulia/detikcom)

Anggota BURT DPR Minta Masalah Lift Dibereskan

Anggota BURT DPR Andre Rosiade meminta Setjen DPR menyelesaikan masalah lift paling lambat 1 Juni.

"Saya dalam rapat kemarin saya sudah memberikan deadline kepada pihak Kesetjenan DPR RI untuk urusan lift sudah harus selesai tanggal 1 Juni," kata Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (18/5).

Untuk diketahui, BURT dan Setjen DPR menggelar rapat kemarin yang salah satu hasilnya adalah penghentian pengadaan gorden rumah dinas DPR RI dengan anggaran Rp 43,5 miliar. Dalam rapat tersebut, Andre juga mengingatkan permasalahan lift DPR yang terus berulang dan menyebut bakal mengusulkan audit investigasi jika ini terus berlarut.

"Jika tidak, tentu saya akan meminta audit investigasi dari BPK RI terhadap pengadaan lift ini karena lift ini sudah mengancam keselamatan anggota DPR RI dan sudah 1 tahun tidak selesai-selesai," ujar Andre.

Anggota Komisi VI DPR RI ini juga meminta Setjen DPR RI mengingatkan kontraktor pengerjaan lift DPR untuk bekerja profesional. Di LPSE DPR, tender penggantian lift Gedung Nusantara I DPR dimenangkan PT Angkasa Pura Solusi.

"Kami juga meminta pihak Kesetjenan DPR RI untuk menyampaikan kepada kontraktor pemenang pengadaan lift ini yakni anak perusahaan Angkasa Pura II untuk bekerja secara profesional dan cepat agar menyelesaikan proyek pengadaan lift ini. Jangan sampai keselamatan anggota DPR RI dipertaruhkan karena lambat dan leletnya mereka bekerja," ujar Andre.

Jika lift terus bermasalah dan tidak tuntas pada 1 Juni 2022, Andre bakal mengusulkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk melakukan evaluasi.

"Kita memberikan deadline 1 Juni ini supaya mereka kerja profesional. Dan kalau tidak tentu kita akan memberikan masukan kepada Menteri BUMN untuk mengevaluasi manajemen anak perusahaan Angkasa Pura II ini yang mengerjakan lift DPR RI," kata Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat itu.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT