Gelar Silaturahmi Nasional, Airlangga Tanya Kesiapan Golkar Hadapi Pemilu

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 22:40 WIB
Acara silaturahmi dan halal bihalal Partai Golkar.
Acara silaturahmi dan halalbihalal Partai Golkar (Anggi/detikcom)
Jakarta -

DPP Partai Golkar mengadakan acara silaturahmi nasional dengan mengundang seluruh anggota DPD Partai Golkar seluruh Indonesia. Silaturahmi ini merupakan halalbihalal setelah Hari Raya Idul Fitri.

Pantauan detikcom, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tiba di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pukul 18.21 WIB, Rabu (18/5/2022). Kedatangan Airlangga disambut oleh anggota DPD Golkar.

Dalam acara ini terlihat pula Ketua Dewan Pengarah Partai Golkar Akbar Tandjung, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Saya sangat berbahagia dapat bersilaturahmi secara langsung dan ini pertama semenjak COVID. Dua tahun kita halal bihalal secara daring dan Alhamdulillah hari ini seluruhnya hadir di Markas Partai Golkar," kata Airlangga dalam sambutannya.

Airlangga mengaku sangat merasakan hal yang berbeda di Idul Fitri tahun ini. Dia menyebut, meski COVID sudah semakin melandai, tetap harus diwaspadai.

"Alhamdulillah suasana Idul Fitri sangat berbeda. Alhamdulillah sudah kembali ke tempat kerja masing-masing dalam keadaan sehat, dan dalam monitoring harus menjaga, mudah-mudahan tidak ada kenaikan lagi (COVID) mudik kemarin," katanya.

Lebih lanjut, dalam sambutannya, Airlangga sempat menyinggung soal kerja sama ketiga partai, yakni Golkar-PAN-PPP. Dia pun bertanya kepada jajaran politikus Golkar terkait kesiapan menghadapi pemilu 2024.

"Apakah kita siap dan sanggup untuk mewujudkan koalisi Indonesia bersatu?" tanya Airlangga.

"Sanggup," jawaban serempak jajaran Politikus Golkar.

"Alhamdulillah, sekarang tugas yang berat mengimplementasikan kerja sama 3 parpol ini," kata Airlangga.

Menurutnya, ketiga partai tersebut memiliki unsur yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia. Dia menyebut masing-masing parpol memiliki kelebihan.

"Membangun Indonesia tidak bisa sendiri, membangun Indonesia harus bersama, kita ada unsur nasionalis, unsur islam tradisional yang diwakili PPP, unsur islam modern diwakili PAN," tuturnya.

(aik/aik)