detikcom Do Your Magic

Pengecoran Jl Tanjung Burung Tangerang Tunggu Tanggul Permanen BBWSCC

Khairul Ma'arif - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 18:26 WIB
Penampakan perbaikan longsor di Jl Tanjung Burung, Teluknaga, Kabupaten Tangerang
Jl Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, usai perbaikan pasca-longsor tahun lalu. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Tangerang -

Jalan Tanjung Burung di Kabupaten Tangerang hingga kini belum dicor usai perbaikan karena longsor tahun lalu. Pemerintah Kabupaten Tangerang mengungkapkan perbaikan jalan tersebut masih menunggu lanjutan perbaikan tanggul secara permanen.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Iwan Firmansah Effendi mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) agar dilakukan perbaikan terhadap tanggul tersebut. Menurutnya, jika perbaikan jalan dilakukan sebelum tanggulnya dipermanenkan, hal itu akan membuat Jl Tanjung Burung kembali rusak.

"Terkait kelanjutannya, kita sudah berkoordinasi dengan BBWSCC untuk tanggul permanennya. Ini karena hubungan antara jalan dengan tanggulnya sangat kuat sekali terhadap daya dukung tanahnya. Kalau tanggulnya tidak dipermanenkan tapi kita bangun jalannya, akhirnya nanti longsor lagi atau spooring namanya secara teknis karena benturan air tanah turun," ujar Iwan saat dihubungi detikcom, Rabu (18/5/2022).

Perbaikan tanggul di kawasan Kecamatan Teluk Naga itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab BBWSCC. Langkah Pemkab Tangerang melakukan perbaikan sementara terhadap tanggul tersebut agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat sekitar yang berlalu-lalang di pinggir Kali Cisadane itu.

"Bupati Tangerang merespons untuk keselamatan masyarakat, bangunlah tanggul sementara sehingga ada jalan darurat di bawahnya. Karena yang tanggulnya ini menjadi urusan BBWSCC, sedangkan jalannya menjadi urusan kita. Kita nunggu perbaikan permanennya baru jalan bisa dibuat. Jangan sampai jalannya dibuat duluan malah longsor lagi," tambahnya.

Iwan enggan membeberkan apakah penganggaran perbaikan jalan ini sudah dilakukan atau tidak. Menurutnya, jika memang sudah diperbaiki tanggulnya secara permanen itu dengan fleksibel, dapat dilakukan penganggaran.

"Ada dan tidak (anggarannya) kan Pemkab respons cepat untuk kebutuhan masyarakat bisa dilakukan pergeseran bisa dilakukan perubahan anggaran," tuturnya.

Penampakan perbaikan longsor di Jl Tanjung Burung, Teluknaga, Kabupaten TangerangPenampakan perbaikan longsor di Jl Tanjung Burung, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (Afzal Nur Iman/detikcom)

Sementara itu, terkait dana yang sedianya akan menggunakan anggaran Provinsi Banten, Iwan menyebut hal tersebut sedikit terkendala karena adanya pergantian Gubernur Banten. Menurutnya, hal tersebut membuat adanya ketidakpastian.

"Sekarang kan kondisinya Bankeu Provinsi Banten kan pak gubernurnya udah selesai, jadi anggaran itu belum ada kepastian untuk dilakukan lanjutan sehingga masih menunggu," ungkapnya.

Iwan menuturkan bahwa Jl Tanjung Burung saat ini masih bisa dilalui kendaraan ringan. Pihaknya akan memberikan rambu-rambu peringatan untuk kendaraan yang hendak melewati jalan tersebut.

"Tapi sementara sekarang kan sebenarnya sudah bisa dilalui cuma memang tidak bisa dilewati kendaraan berat nanti akan kita buat rambu-rambu kalau untuk jalan motor aja mah bisa di sana," jelasnya.

Ia menuturkan target perbaikan Jl Tanjung Burung ini dilakukan pada 2023. Namun tentunya target tersebut akan melihat kondisi di lapangan, seperti apa proses perbaikannya.

"Insyaallah 2023 sudah daya dukung tanahnya akibat pemancangan selesai, kondisinya sudah tanahnya stabil baru kita lakukan perbaikan permanen," pungkasnya.

Simak juga 'Viral Video Bocah di Tangsel Dianiaya dan Di-bully':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)