Tentara AS Terbukti Membunuh Warga Sipil Irak
Sabtu, 03 Jun 2006 07:03 WIB
Baghdad - Tentara Amerika Serikat (AS) terbukti telah membunuh 11 warga sipil Irak yang terjadi Maret lalu. Sebuah rekaman video baru telah membuktikannya.Pemerintah AS hingga kini masih ngotot empat orang tewas dalam sebuah operasi militer itu. Namun polisi Irak tetap bersikukuh tentara AS itu membunuh begitu saja 11 orang itu. tanpa beban.Namun jurubicara militer AS di Irak seperti yang dikutip BBC Sabtu (3/6/2006) menyatakan, penyelidikan terhadap kasus ini masih dilakukan, termasuk soal bukti baru tersebut.Bukti baru ini muncul di tengah-tengah penyelidikan keterlibatan pasukan AS dalam pembunuhan 24 orang sipil Irak di Haditha, November lalu. Militer AS selalu menutup-nutupi kasus ini.Dalam video itu menggambarkan kontradiksi seputar kehadiran tentara AS di Ishaqi, yang terletak 100 km di utara Baghdad, 15 Maret 2006. Pemerintah AS mengatakan pasukan AS terlibat baku tembak setelah mendapatkan informasi bahwa ada anggota Al Qaeda berada di salah satu rumah.Menurut pemerintah AS rumah itu runtuh setelah dihujani tembakan persenjataan berat dan menewaskan empat orang yaitu seorang tersangka, dua perempuan dan satu anak-anak.Namun, laporan dari kepolisian Irak mengatakan pasukan AS mengepung rumah itu dan kemudian menembaki begitu saja 11 orang di dalamnya, termasuk lima anak-anak dan empat perempuan sebelum meledakkan bangunan itu.Video itu menunjukkan jenazah orang dewasa dan anak-anak yang tewas di rumah itu. Luka-luka pada para jenazah itu adalah memang diketahui sebagai luka tembak. Video ini diperoleh dari kelompok garis keras Sunni yang anti pasukan koalisi pimpinan AS.
(mar/)











































