Menag Bertolak ke Saudi, Tinjau Persiapan Terakhir Layanan Jemaah Haji

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 10:59 WIB
Menag Yaqut jumpa pers pembatalan Haji 2021
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: dok. YouTube Kemenag)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berangkat ke Arab Saudi pada Rabu dini hari. Yaqut mengatakan keberangkatannya tersebut untuk memastikan layanan yang akan dipakai jemaah haji sudah siap.

"Dini hari ini, saya berangkat ke Arab Saudi. Ini adalah pemberangkatan jemaah haji pertama kali setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap," kata Yaqut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/5/2022).

Keberangkatan Yaqut ke Saudi didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta staf khusus dan tenaga ahli. Dalam kunjungan kerjanya, Yaqut ingin melihat kesiapan layanan katering dan transportasi jemaah haji.

"Kita akan cek kesiapan layanan katering, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, dan lainnya. Intinya, jemaah haji harus terlayani dengan sebaik mungkin," kata Yaqut.

Yaqut meminta agar petugas haji melayani jemaah dengan baik. Yaqut meminta tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah, harus dipegang teguh.

"Jangan kecewakan jemaah. Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka. Jadikan diri kita sebagai supporting system untuk melayani dan membantu jemaah haji mencapai kepuasan maksimal dan mampu menjadi haji yang mabrur. Lakukan ini semaksimal mungkin," tuturnya.

Lebih lanjut, Dirjen PHU Hilman Latief mengatakan, proses pengadaan layanan di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kementerian Agama telah menyelesaikan seluruh proses tersebut hingga tahap kontrak kerja sama.

"Kita akan lakukan pengecekan akhir, memastikan begitu jemaah tiba di Saudi, layanan sudah bisa dinikmati mereka," sebut Hilman Latief.

Tahun ini, katanya, kuota haji Indonesia berjumlah 100.051 jemaah. Jumlah itu terdiri atas 92.825 kuota jemaah haji reguler dan 7.226 kuota jemaah haji khusus.

"Jemaah sudah mulai terbang ke Saudi pada 4 Juni 2022, sehingga semua layanan harus dipastikan sudah siap semua," tutur Hilman.

Lihat juga video 'Kuota Hanya 50 Persen, Kemenag Sortir Jemaah Haji 2022':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/knv)