Pabrik Shabu-shabu Handoko Terbesar di Jatim
Jumat, 02 Jun 2006 18:02 WIB
Surabaya - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Herman Soerjadi S menyatakan pabrik shabu-shabu milik Handoko adalah yang terbesar di Jawa Timur."Pabrik SS ini terbesar di Jawa Timur," kata Kapolda usai melihat langsung rumah yang dikontrak Handoko, Jumat (2/6/2006).Seperti dilaporkan wartawan detikcom Budi Sugiharto, berdasarkan hasil penyidikan terungkap jaringan Handoko. Pertama rumah Alan di Jalan Nginden Intan Timur VIII Blok E dan sebuah rumah yang dikontrak Handoko di Nginden Intan Tengah Blok F yang dijadikan sebagai gudang. "Dan rumah kontrakannya di Manyar ini adalah yang paling besar proses produksinya. Kapasitas produksinya juga besar," katanya.Dikatakan sebagai 'induk' dari rumah tersangka yang lain, karena semua bahan baku yang siap dikeringkan atau akan di finishing dari rumah Alan dikirim ke rumah Handoko itu."Pengakuannya, Handoko cs telah beroperasi selama empat bulan ini dan sudah menghasilkan 11 kilogram," kata Kapolda kepada wartawan.Dan dari penggerebekan ini, polisi mengamankan 2,5 kilogram sabu-sabu yang sudah jadi serta 27 loyang berisi adonan yang akan diproses. Bahan baku yang ditemukan itu jika dijadikan SS mampu menghasilkan seberat 9 kilogram atau senilai Rp 10,8 miliar. Jumlah itu bisa dinikmati 45 ribu orang dalam satu jam. "Jadi kita sudah melakukan pencegahan 45 ribu orang," tukasnya.Adakah jaringan dari luar negeri? "Penyidikan masih berjalan. Kita akan kembangkan terus sampai tuntas," jawabnya. Apakah Handoko masih big bos tunggal? "Mungkin saja ada yang lain. Tapi sementara ini belum ada," jawabnya lagi.Di dalam rumah kontrakan Handoko itu, di ruangan bagian belakang terdapat dua kompor yang terhubung dengan selang-selang. Jika menurut keterangan polisi, itu adalah alat untuk penyulingan.Sedangkan di kamar tengah, tertata rapi 27 loyang berisi bahan baku yang akan diproses menjadi shabu-shabu serta terdapat sejumlah kipas angin untuk pengeringan.Dan di ruang belakang yang tembus dengan pintu garasi, juga ditemukan 3 kompor gas. Dan kemasan metanol serta etanol dalam jumlah yang cukup banyak. Tak ketinggalan ribuan butir pil Ephedrine HCl yang dikenal sebagai bahan utama pembuatan shabu-shabu.
(mar/)











































