Rapat Paripurna, DPR Bakal Prioritaskan Masalah Hepatitis Akut hingga PMK

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 13:43 WIB
Sufmi Dasco Ahmad
Sufmi Dasco Ahmad (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - DPR RI menggelar rapat paripurna ke-21 masa persidangan V tahun sidang 2021-2022 hari ini. Pada pembukaan masa sidang kali ini berisi agenda tunggal pidato yang disampaikan pimpinan DPR, yakni Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Rapat paripurna digelar di gedung Nusantara II DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Rapat tersebut dipimpin oleh Dasco. Hadir pula pimpinan lain, yakni Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, Rachmat Gobel, dan Lodewijk Paulus.

Sebelumnya, dalam agenda Sekjen DPR tercatat pidato pembukaan sidang disampaikan oleh Puan. Namun Puan tak tampak hadir secara fisik di DPR.

Dalam pidatonya, Dasco menggarisbawahi sejumlah permasalahan yang disorot DPR. Permasalahan itu antara lain penyebaran hepatitis akut misterius serta penyakit mulut dan kuku (PMK).

"DPR RI akan memprioritaskan berbagai permasalahan yang menjadi perhatian di tengah masyarakat, antara lain permasalahan penyakit hepatitis akut yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya dan menyerang anak dengan rentang usia 1-17 tahun. Kemudian permasalahan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak," kata Dasco dalam pidatonya.

Selain itu, Dasco menyoroti soal isu kesehatan terkait pengendalian COVID, yaitu aturan pelonggaran PPKM, ketentuan penerapan PTM, dan langkah pemerintah menghadapi kenaikan kasus aktif setelah masa mudik Lebaran.

"Aturan pelonggaran aktivitas dan kebijakan PPKM di Jawa-Bali, ketentuan penerapan PTM di sekolah berdasarkan level PPKM, dan langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi kenaikan kasus COVID-19 setelah masa mudik Lebaran," ujar Ketua Harian DPP Gerindra itu.

Dasco mengatakan dalam masa sidang C saat ini, sejumlah agenda strategis akan didiskusikan. Hal itu meliputi pembahasan RUU dan terkait Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF).

"Masa persidangan V akan berisi sejumlah agenda strategis, antara lain penuntasan pembahasan sejumlah RUU pada pembicaraan tingkat pertama, pembahasan KEM PPKF untuk APBN tahun anggaran 2023, antisipasi kebijakan dan ketahanan fiskal pada 2022 untuk merespons perkembangan perekonomian global yang membebani keuangan negara," ujarnya.

Tak hanya itu, Dasco juga menegaskan akan menggodok soal persiapan tahapan pemilu yang akan dimulai pertengahan tahun ini. "Serta persiapan tahapan Pemilu 2024 yang sudah dimulai pada tahun 2022 ini," imbuhnya. (fca/gbr)