ADVERTISEMENT

Jaksa Agung Apresiasi Dukungan Masyarakat soal Kasus Ekspor Minyak Goreng

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 12:43 WIB
Konferensi pers Jaksa Agung ST Burhanudin, Jamintel Amir Yanto (kacamata), Jampidsus Febrie Adriansyah (Baju biru)
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam menuntaskan kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya (minyak goreng) yang terungkap di rilis survei lembaga survei Indikator. Burhanuddin mengatakan Kejagung akan meningkatkan kinerja jajarannya.

"Hasil survei tersebut tentunya akan dijadikan motivasi untuk berkinerja lebih baik sebagaimana harapan masyarakat," kata Jaksa Agung Burhanuddin melalui rilis Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertuli, Selasa (17/5/2022).

Burhanuddin mengatakan hingga saat ini penanganan kasus korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada Januari 2021 sampai Maret 2022 masih berlangsung.

"Saat ini, tim penyidik telah melakukan perpanjangan penahanan tersangka untuk 40 hari ke depan. Selain itu, penyidik terus memperkuat pembuktian dan upaya mencari aset para tersangka untuk pengembalian kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara yang terjadi," ungkapnya.

Burhanuddin juga menyampaikan, penyidik secara konsisten melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan pemeriksaan para ahli dengan harapan penyelesaian perkara tipikor berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Diketahui, berdasarkan hasil survei nasional Indikator periode 5-10 Mei 2022, sebanyak 62,3% masyarakat mendukung Kejaksaan Agung untuk menuntaskan kasus korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada Januari 2021 sampai Maret 2022.

Sementara itu, sebanyak 59,1% masyarakat cukup yakin Kejaksaan Agung mampu menuntaskan kasus korupsi ekspor CPO tersebut. Selain itu 52,9% masyarakat cukup percaya bahwa hakim di pengadilan akan menjatuhkan hukuman secara adil dalam kasus dimaksud.

(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT