Gerindra Tak Masalah Muncul Koalisi Indonesia Bersatu Airlangga cs

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 11:15 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima courtesy call (kunjungan kehormatan) delegasi Kedutaan Besar Kroasia yang dipimpin Duta Besar Kroasia untuk RI (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom)
Jakarta -

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi soal pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu oleh para ketua umum (ketum) dari Partai Golkar, PAN, dan PPP. Dasco menyebut pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu bukan masalah.

Dasco mengatakan pembentukan koalisi memiliki tujuan yang baik dan tidak perlu diperdebatkan. Dasco mengatakan apa pun yang dilakukan ketiga partai itu patut diapresiasi.

"Yang dilakukan oleh ketiga rekan partai Golkar, PPP, dan PAN itu saya rasa bukan hal yang perlu diperdebatkan karena dalam demokrasi berkoalisi adalah sah-sah saja dan tujuannya pasti baik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

"Apa pun yang dilakukan oleh Golkar, PAN, dan PPP patut kita apresiasi karena berarti 3 partai ini sudah siap dalam rangka menuju pemilu legislatif dan presiden," imbuhnya.

Dasco juga menilai apa yang dilakukan Ketum Golkar Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian merupakan langkah politik dan tidak ada hubungannya dengan tugas kementerian. Oleh karena itu, menurutnya, hal tersebut tidak perlu diperdebatkan.

"Saya pikir apa yang dilakukan Pak Airlangga sebagai menteri sekaligus ketum partai saya pikir langkah-langkah politik kemudian dilakukan mewakili parpolnya sehingga saya pikir tidak ada hubungannya dengan tugas-tugas kementerian dan tidak perlu diperdebatkan," ujarnya.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Ketum PPP Suharso Monoarfa sepakat membentuk koalisi gagasan menjelang Pemilu 2024. Golkar belakangan menyebut koalisi tersebut dinamakan Koalisi Indonesia Bersatu.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menuturkan walaupun Pemilu 2024 terhitung masih dua tahun lagi, Koalisi Indonesia Bersatu dibentuk sebagai langkah awal menjelang Pemilu 2024. Komitmen dari tiga partai ini juga menandakan adanya keseriusan untuk membangun ide dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Menurut Ace, ketiga partai politik itu sudah memiliki pengalaman dalam dinamika politik bangsa dan pemerintahan. Hal itu yang menjadi salah satu alasan membangun Koalisi Indonesia Bersatu.

"Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa. Dengan visi partai yang dimilikinya dan berbagai pengalaman politik, kesemuanya bersepakat untuk menyatukan diri membangun koalisi yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu," ujar Ace.

(gbr/gbr)