Deplu Belum Kontak Keluarga 3 WNI yang Dibekuk di Malaysia
Jumat, 02 Jun 2006 14:49 WIB
Jakarta -
Deplu RI belum menghubungi keluarga tiga WNI yang ditangkap di Malaysia karena diduga anggota komplotan terorisme. Alasannya, sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak berwenang. "Kita masih cocokkan identitasnya. Kita tidak mau gegabah. Nanti keluarganya kaget, tapi ternyata bukan," kata Menlu Hassan Wirajuda, di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2006). Menurut Menlu, jumlah WNI yang ditangkap masih simpang siur. Bila semula 10 orang, tapi belakangan cuma dua orang yang kemudian diduga sebagai Dulmatin dan Umar Patek. Informasi lebih lanjut tentang kecocokan indentitas dan kebenaran dugaan keterlibatan mereka sedang diupayakan melalui jalur antar kepolisian dan intelijen dua negara. Tapi mungkin proses ini akan memakan waktu panjang. "Tapi kita juga melalui perwakilan kita di Kota Kinabalu untuk mencari kejelasan. Jadi tentunya, ada keperluan kita untuk memperoleh akses langsung," tambahnya. Sebelumnya, Jubir Deplu Desra Percaya menyatakan, jumlah WNI yang ditangkap di Malaysia dengan tuduhan terorisme ada 3 orang.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































