Munarman Balik Tuding Buyung Tidak Bisa Perbaiki YLBHI
Kamis, 01 Jun 2006 18:47 WIB
Jakarta - Konflik di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) seakan tidak pernah berujung. Setelah Ketua Dewan Penyantun YLBHI Adnan Buyung Nasution menyatakan Munarman gagal dan dirinya telah membuat surat pemberhentiannya, kini Munarman balik menuding Buyung yang gagal membangun YLBHI dan gagal membangun demokratisasi dari dalam."Kalau dia bilang saya gagal memimpin YLBHI, menurut saya, justru dia yang gagal memperbaiki LBH dan menciptakan demokrasi dari dalam. Keputusan-keputusan yang kami ambil berdasarkan usulan dari 15 kantor LBH di kota-kota yang menjadi mitra kami," kata Munarman kepada detikcom, Jumat (2/6/2006).Munarman mengaku aneh melihat sikap Buyung yang berubah-ubah. Buyung sebelumnya menolak pengunduran dirinya. Namun belakangan balik menerima pengunduran dirinya, bahkan Buyung mengaku sudah membuat surat pemberhentian Munarman sejak 2 minggu lalu dengan alasan gagal memimpin YLBHI."Dewan Pembina YLBHI terus mencari-cari kesalahan saya. Kalau sebelumnya tidak berhasil, kini alasan soal sumbangan ke YLBHI. Padahal sebelumnya ia saat memimpin rapat-rapat yang membahas soal dana dengan pimpinan kantor-kantor LBH, Dewan Penyantun YLBHI juga selalu hadir," katanya.Munarman menduga Ketua Dewan Penyantun Adnan Buyung tidak suka kepadanya. "Ia melakukan pembusukan kepada saya. Ia meminta pemimpin jangan ikuti anak buah. Itu salah. Hubungan saya dengan kantor-kantor LBH daerah itu sebagai mitra, bukan kantor cabang," tambah Munarman.Menjawab pertanyaan bahwa salah satu alasan memberhentikan Munarman karena tidak bisa kerjasama dengan LSM lainnya, Munarman menilai hal itu sebagai alasan baru. "Selama ini saya menjaga. Justru Buyung yang membela tentara sehingga ditinggalkan LSM. Saya masuk menjalin hubungan dengan LSM. Dia yang gagal, dia mati kartu, cuma karena manipulasi orang-orang tertentu seakan-akan dia tanpa dosa. Buyung harus belajar dari orang muda untuk berorganisasi dengan baik," katanya.
(jon/)











































