Jawab Ketua DPRD DKI, Panitia Formula E Pastikan Ancol Tak Rugi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 08:44 WIB
Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara (Antara Foto/Muhammad Adimaja).
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi khawatir Ancol rugi karena penyelenggaraan Formula E 2022. Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni memastikan Ancol tidak akan dibuat rugi.

"Di ajang Formula E Jakarta ini Ancol kita pastikan tidak akan rugi. Malah harusnya untuk kalau penontonnya inshaallah ramai," kata Sahroni saat dihubungi, Minggu (15/5/2022).

Menurut anggota DPR RI dari NasDem itu, panitia Formula E telah menghitung-hitung. Sehingga tidak akan merugikan pihak yang ikut terlibat di acara.

"Sudah didesain hitungan bisnisnya oleh panitia biar semua untung, baik penyelenggara, vendor, terlebih lagi ya masyarakat," katanya.

Diketahui, Pras berencana memanggil manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol terkait rencana menggratiskan seluruh wahana kepada pembeli tiket Formula E. Sebab, Prasetio menilai harga tiket yang dijual lebih murah berpotensi membuat tekor.

"Saya akan panggil pihak Ancol untuk menanyakan model kerjasama dengan Formula E. Jangan-jangan ini pakai PMD atau duit pinjaman Ancol dari Bank DKI," kata Prasetio dalam keterangan tertulis.

Prasetio menjelaskan, harga tiket termurah balap mobil listrik itu dibanderol Rp 250 ribu. Jika merujuk pada salah satu situs penjualan tiket, harga ini lebih mahal sedikit dibanding harga bundling tiket Dufan, Sea World/Samudra pada hari kerja plus tiket masuk Ancol.

"Dalam situs tiket.com, harga tiket Dufan, Sea World/Samudra Weekday plus masuk Ancol dibanderol Rp 248.535. Ini berarti harga tiket Formula E hanya lebih mahal Rp 1.465 dibanding harga bundling tersebut. Harga itu tentunya di luar pajak sebesar 15 persen," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Prasetio ingin mengetahui seberapa besar Formula E mendongkrak pendapatan Ancol, berapa nilai kontrak kerja sama yang diperoleh Ancol untuk menyewakan lahan serta berapa besar uang yang didapat dari penjualan tiket Formula E.

"Ancol ini BUMD. Perusahaan yang harus mendapat untung. Jangan sampai Ancol yang mengaku merugi karena pandemi makin tekor karena Formula E," tegasnya.

Lihat juga video 'Panjang Sirkuit Formula E Hanya Setengah dari F1, Kok Bisa?':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/dwia)