Warga Korban Gempa Salat Jumat di Sela-sela Reruntuhan Rumah
Jumat, 02 Jun 2006 13:07 WIB
Bantul - Salat Jumat yang digelar warga korban gempa bumi di wilayah Kabupaten Bantul berlangsung di sela-sela reruntuhan rumah yang runtuh. Pemandangan ini terlihat hampir di seluruh wilayah yang terkena gempa cukup parah.Pantauan detikcom, Jumat (2/6/2006) di Dusun Bawuran, Plered, Bantul, warga menggelar salat Jumat di salah satu pekarangan milik warga yang berada di dekat masjid. Masjid Al Barokah yang berada di susun tersebut rusak total, sehingga tidak bisa digunakan.Karena perlengkapan masjid ikut rusak, warga menggunakan peralatan seadanya. Alas tempat salat menggunakan terpal, sebagian lagi menggunakan tikar yang dibawa dari rumah masing-masing. Sementara untuk tempat khutbah hanya menggunakan sebuah kursi milik warga yang masih selamat. Dalam khutbah Jumat yang disi oleh ulama setempat, dia meminta warga tetap sabar dan tabah. "Bencana ini merupakan peringatan Allah kepada manusia akan tanda-tanda kekuasaanNya," ujarnya.Sementara itu Jumatan di Desa Segoroyoso, Plered, Bantul, dilakukan di antara puing-puing reruntuhan Masjid Al Falaq. Meski bagian atap, genteng dan tembok rusak, masjid tetap digunakan. Warga yang mengikuti salat Jumat meluber hingga ke halaman.Sementara, Jumatan di masjid dekat Balai Desa Segoroyoso dilakukan di lapangan setempat, tepatnya di sekitar tenda para pengungsi. Di akhir salat Jumat, jamaah berdoa bersama meminta agar tetap diberi keselamatan.
(jon/)











































