Berdandan Menor, Perampok Nyamar Jadi Perempuan Hamil

Berdandan Menor, Perampok Nyamar Jadi Perempuan Hamil

- detikNews
Jumat, 02 Jun 2006 11:23 WIB
Kuala Lumpur - Seorang pria merampok apartemen seorang diplomat selama tiga jam. Lucunya, saat kabur pria itu menyamar sebagai perempuan hamil. Hah?!Kejadian ini terjadi Malaysia. Kasus ini membuat aparat kepolisian setempat terheran-heran. Bagaimana tidak?! Si perampok memakai baju korbannya, istri diplomat dan menaruh bantal di balik baju itu sehingga terkesan hamil. Walah!Bukan cuma itu saja. Perampok aneh itu juga sempat-sempatnya berdandan di rumah korbannya dengan memakai make-up tebal-tebal. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, New Straits Times, Jumat (2/6/2006).Setelah itu dia memakai kerudung dan kabur dengan tenang dari tempat kejahatannya sambil membawa barang rampokannya. Ada laptop, telepon genggam, uang tunai sebanyak 4 ribu ringgit (sekitar Rp 10 juta) dan barang-barang berharga lainnya.Perampokan ini terjadi di siang bolong. Tepatnya pada Rabu 31 Mei lalu sekitar pukul 14.00 di Apartemen Bam Villa, Taman Maluri, Cheras.Saat itu, Nuon Rothrida, istri Khun Sovannarith, diplomat Kamboja, sedang menonton siaran televisi bersama seorang anak perempuannya yang masih kecil. Khun, suaminya sedang tidak berada di rumah karena bekerja.Tiba-tiba saja si perampok telah berada di atas balkon. Nuon dan putrinya langsung dibawa ke kamar dan diikat. Mulut Nuon pun disumpal. Perampok kemudian mengunci kamar sementara dia menggeledah apartemen tersebut.Setelah puas dengan hasil rampokannya, pria itu masuk kembali ke kamar tempat Nuon dan putrinya dikurung. Dia langsung membuka tas kosmetik Nuon dan mulai memakai bedak, pemerah pipi dan pemulas bibir. Selama berdandan, Nuon cuma bisa bengong menyaksikan ulah si perampok."Dia kemudian mengambil bantal dan menaruhnya di atas perutnya di balik baju, sehingga dia kelihatan seperti perempuan hamil," kata Nuon yang berusia 23 tahun.Setelah 'transformasi' itu selesai, perampok menor itu bergegas pergi lewat pintu depan setelah lebih dulu membuka kuncinya. Praktis tiga jam dia beraksi di rumah itu, termasuk waktu yang dibutuhkannya untuk bersolek.Taktik ini terbukti berhasil. Si perampok melenggang santai meninggalkan rumah korban tanpa dicurigai penjaga keamanan apartemen. Wah... wah...! (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads