Petugas Razia Perizinan Tempat Hiburan Malam di Jaksel, 2 Kafe Disegel!

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 14 Mei 2022 01:00 WIB
Jakarta -

Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan Pemda DKI merazia sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan. Razia itu perihal perizinan tempat usaha yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

"Yang kami lakukan sesuai arahan Pak Kapolda dan Pak Direktur dalam rangka menyikapi keluhan masyarakat terkait dengan maraknya beberapa lokasi yang disinyalir menyalahi aturan perizinan tata lokasi atau juga izin keramaian," kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5/2022).

Razia digelar mulai Jumat (13/5) malam hingga Sabtu (14/5) dini hari. Ada 6 lokasi tempat hiburan malam yang didatangi petugas gabungan, yakni PENN, Brotherhood, Hollywings, MsJackson, Zodiac, The Cokctail Club, hingga A/A Bar.

Dari 6 lokasi tersebut, polisi menyegel 2 kafe/tempat hiburan malam. Penyegelan dilakukan selama 3 hari ke depan.

"Ada dua tempat yang kita segel, pertama itu Zodiac dan TCC. Kita lihat bersama dilakukan penyegelan sementara, ini menyikapi kekurangan atau temuan yang kita hadapi seperti kapasitas sangat ramai," jelas Dony.

Selain itu, dua lokasi itu juga tidak bisa menunjukkan surat izin terkait administrasi tempat hiburan. Dony mengatakan kedua tempat itu pun disinyalir menggunakan cukai ilegal terkait pengadaan minuman alkohol.

"Kita segel dari Satpol PP segel sementara terkait perizinan dan jumlah kapasitas. Tadi juga ditemukan beberapa minuman keras tidak menggunakan cukai asli yang dikategorikan ilegal," katanya.

Lebih lanjut Dony mengatakan razia hari ini menekankan pada perizinan tempat hiburan di Jakarta Selatan. Pasalnya, banyak keluhan masyarakat yang mengaku terganggu dengan sejumlah tempat hiburan yang diduga tidak mengantongi izin tempat usaha.

"Ini juga menyikapi keluhan masyarakat di mana beberapa lokasi tempat hiburan terletak di pemukiman masyarakat sehingga masyarakat terganggu di mana musik masih hingar bingar. Ini yang kita tertibkan," katanya.

(ygs/mea)