Dibenarkan Ahli Geologi, Ramalan Permadi Bukan Kelakar
Jumat, 02 Jun 2006 09:09 WIB
Jakarta - Ramalan Permadi tentang bencana besar di Jakarta bukan omong kosong. Permadi mengaku telah mendapatkan pembenaran dari ahli geologi. Namun pembenaran itu didapatnya tidak secara langsung. Dia juga menolak menyebut identitas ahli geologi ini.Permadi menyatakan ramalan mengenai bencana Jakarta adalah hal ilmiah. Dia mengaku telah mendapatkan pembenaran dari seorang ahli geologi lulusan Amerika. Ahli geologi ini, menurut Permadi telah meminta kepada Gubenur DKI Jakarta Sutiyoso untuk memberikan sinyal sedini mungkin bahwa di Jakarta rawan terhadap kehancuran."Nggak ada yang bisa mengantisipasi ini. Gusti Allah marah, leluhur marah, Ratu Kidul marah," tandasnya. Dia mengaku tidak khawatir jika pernyataannya ini akan membuat masyarakat melemparkan protes dan gunjingan kepada dirinya. Gunjingan serupa pernah diterimanya pada saat dia memprediksi akan terjadi tsunami di Aceh. "Seperti waktu di Aceh, saya sudah memprediksi sejak 4 hari sebelumnya," ungkapnya. Waktu itu, Permadi mengaku telah berbicara kepada ulama dan masyarakat. "Sampai ada yang marah atas pernyataan saya ini," cerita dia.Mengenai bencana-bencana yang kerap kali terjadi di negeri ini, dia juga menyatakan hal tersebut adalah bentuk kemarahan alam. Alam merespon kemarahan masyarakat Indonesia yang tidak terungkapkan. Kemarahan alam adalah bentuk kemarahan dari manusia terhadap para penguasa negeri."Alam dan manusia saling berkaitan. Kalau manusia marah, hawa marahnya diterima alam, kemudian alam yang marah. Rayat Aceh itu sudah marah, ke TNI, pemerintah pusat, GAM. Tapi mereka takut mengungkapkan kemarahan, lantas diterima alam," terangnya.
(wiq/)











































