Sederet Peran Indonesia di Kancah Dunia: G20 hingga Kemitraan ASEAN-AS

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 18:59 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam acara jamuan santap malam di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022) malam waktu setempat atau Jumat (13/5/2022) pagi waktu Indonesia.
Jokowi, Biden, dan sejumlah pemimpin ASEAN (Foto: Dok. BPMI Setpres)
Jakarta -

Indonesia saat ini memegang peran penting dalam sejumlah forum internasional. Selain presidensi G20, Indonesia menjadi koordinator kemitraan ASEAN-AS.

Dihimpun detikcom, Jumat (13/5/2022), peran yang diemban Indonesia itu berupa penyelenggaraan kegiatan hingga jabatan dalam periode tertentu. Berikut di antaranya:

Presidensi G20

Indonesia resmi menerima keketuaan atau presidensi G20 pada 31 November 2021. Indonesia akan melanjutkan keketuaan G20 Italia.

Penyerahan presidensi dilakukan pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola pada Minggu, (31/11/2021). Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Presiden Jokowi, yang kemudian mengetukkan palu tersebut.

"Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G20 di tahun 2021. Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022," ujar Presiden Jokowi, seperti dalam keterangan Sekretariat Presiden.

Presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'. Pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjadi komitmen utama kepemimpinan Indonesia di G20.

"Upaya tersebut harus dilakukan dengan cara luar biasa, terutama melalui kolaborasi dunia yang lebih kokoh, dan inovasi yang tiada henti. G20 harus menjadi motor pengembangan ekosistem yang mendorong kolaborasi dan inovasi ini. Hal ini yang harus terus kita perdalam pada pertemuan-pertemuan kita ke depan," jelasnya.

Jokowi secara langsung mengundang para pemimpin dunia yang hadir untuk melanjutkan diskusi pada KTT G20 yang rencananya digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022.

"Kami akan menjamu Yang Mulia dan Bapak, Ibu, di ruang terbuka, di hamparan pantai Bali yang indah, yang menginspirasi gagasan-gagasan inovatif untuk produktivitas G-20 ke depan. Sampai bertemu di Indonesia. Terima kasih," tandasnya.

Simak halaman selanjutnya tentang koordinator kemitraan ASEAN-AS