Baru Diresmikan, Skatepark Gedung Creative Center Bekasi Dipenuhi Vandalisme

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 17:36 WIB
Skatepark Gedung Creative Center Bekasi
Skatepark gedung Creative Center Bekasi (Fakhri/detikcom)
Bekasi -

Skatepark di gedung Creative Center Kota Bekasi dipenuhi vandalisme. Gedung tersebut diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Februari lalu.

Pantauan detikcom pada Jumat (13/5/2022) pukul 16.12 WIB, terlihat beberapa titik di skatepark dipenuhi coretan. Terlihat juga sampah berserakan di area skatepark.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Aksi coret-coret di area skatepark, menurutnya, adalah vandalisme.

"Saya belum lihat di situ, saya belum dikasih tahu. Yang jelas, itu liar, vandalisme ya itu," tutur Deded ketika dihubungi detikcom.

Deded mengatakan pihak kebersihan dan pengamanan di gedung Creative Center Kota Bekasi belum maksimal. Dari perencanaan 15 petugas kebersihan, baru ada lima yang dipekerjakan.

"Kita memang belum maksimal penjaga yang di sana, jadi kan baru ada beberapa saja, tentu kita usulkan untuk ditambah petugas keamanannya, petugas kebersihan. Mudah-mudahan hal seperti itu bisa kita hindari," ungkapnya.

Skatepark Gedung Creative Center BekasiSkatepark gedung Creative Center Bekasi (Fakhri/detikcom)

Menurut Deded, vandalisme di gedung Creative Center Kota Bekasi segera dibersihkan. Deded pun meminta masyarakat menjaga kebersihan dan fasilitas yang disediakan pemerintah.

"Tentu harus kita rapikan. Kita harapkan kita jaga bersama fasilitas yang bagus ini, kita pelihara bersama. Kalaupun ada yang corat-coret, itu kan saya sudah undang tukang coret-coret itu untuk membuat mural di stadion, kita lombakan itu," ungkapnya.

Selain itu, para pelaku vandalisme, kata Deded, akan diberi peringatan hingga dilaporkan jika terus melakukan hal serupa berulang-ulang.

"Tentu bukannya menindak hukum kita ingatkan saja. Kalau misalnya sekali kita ingatkan, dua kali kita ingatkan, kalau masih begitu juga, orangnya sama, terus ketahuan, ya kita laporkan sebagai sebuah bentuk perusakan terhadap fasilitas umum dan publik," imbuhnya.

(knv/knv)